Video menunjukkan penerbangan pertama drone-induk terbesar di dunia yang mampu meluncurkan 100 drone

Drone-induk Jiutian saat pengujian di Tiongkok. Sumber: CGMeifangZhang / Xi'an Chida Aircraft
Drone-induk Jiutian saat pengujian di Tiongkok. Sumber: CGMeifangZhang / Xi’an Chida Aircraft

Tiongkok berhasil melakukan penerbangan perdana Jiutian, drone-induk terbesar di dunia, yang dirancang untuk meluncurkan lebih dari seratus wahana udara nirawak (UAV) serang dalam operasi kawanan.

Uji coba yang dilakukan di provinsi Shaanxi ini diumumkan secara resmi oleh kantor berita negara Xinhua. Video operasi tersebut dengan cepat menyebar di media sosial, menyoroti kemajuan teknologi dari sistem yang pertama kali diperkenalkan kepada publik pada Airshow China 2024.

+ Klik di sini untuk menonton video

Dengan berat lepas landas maksimum 16 ton, Jiutian dapat membawa hingga 6 ton muatan. Pesawat ini dilengkapi delapan titik gantung eksternal untuk bom berpemandu, rudal udara-ke-udara, rudal anti-kapal, dan drone kamikaze.

+ Drone Ukraina menghantam pesawat militer Rusia An-26 di aerodrom Krimea, menurut kanal-kanal Telegram

Drone-induk Jiutian saat pengujian di Tiongkok. Sumber: CGMeifangZhang / Xi'an Chida Aircraft
Drone-induk Jiutian saat pengujian di Tiongkok. Sumber: CGMeifangZhang / Xi’an Chida Aircraft

Selain kemampuan eksternal, drone-induk ini juga membawa lebih dari 100 drone serang kecil di dalam fuselage, yang dirancang untuk diluncurkan secara bersamaan dalam serangan besar-besaran guna membanjiri dan melumpuhkan sistem pertahanan udara modern.

Diproduksi oleh perusahaan milik negara Xi’an Chida Aircraft Parts Manufacturing Co. Ltd., Jiutian memiliki bentang sayap 25 meter, panjang 16 meter, daya tahan terbang lebih dari 12 jam, dan jangkauan terbang yang diklaim mencapai 7.000 kilometer.

Menurut otoritas Tiongkok, pesawat ini kini akan menjalani rangkaian uji coba yang luas, baik di darat maupun di udara, untuk memastikan apakah seluruh parameter operasional yang ditetapkan dapat dipenuhi.

CGMeifangZhang
X @CGMeifangZhang

Para ahli memperingatkan bahwa ukuran Jiutian yang sangat besar juga merupakan sebuah kelemahan: karena mudah terdeteksi radar dari jarak jauh, efektivitas sebenarnya dalam misi melawan pihak lawan yang memiliki sistem pengawasan dan pertahanan udara modern masih belum pasti.

Sumber dan gambar: X @CGMeifangZhang | Xi’an Chida Aircraft. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.

Back to top