
MG Motor mengonfirmasi pengiriman kendaraan ke satu juta kepada pelanggan di Eropa, mengukuhkan posisinya sebagai salah satu merek dengan pertumbuhan tercepat di benua tersebut dalam satu dekade terakhir.
Sejak kembali ke pasar Inggris pada 2011 dengan peluncuran MG6, produsen ini telah memperluas kehadirannya ke 34 pasar Eropa, didukung oleh lebih dari 1.300 dealer mitra.
Pada 2025, perusahaan mencatat penjualan 300.000 unit di Eropa — meningkat 30% dibandingkan 2024. Inggris tetap menjadi pasar terbesar merek ini, dengan total kumulatif 386.000 unit terjual sejak peluncuran kembali.
+ Jet Tempur AS Mencegat Pengebom Rusia di Dekat Alaska

Pertumbuhan didorong oleh kendaraan listrik dan hibrida
Salah satu pendorong utama ekspansi MG adalah portofolio kendaraan listrik dan hibrida yang menawarkan harga terjangkau serta fokus pada teknologi. Hingga saat ini, produsen telah mengirimkan 317.000 kendaraan listrik murni di Eropa. Model MG4 EV, yang dikenal luas di segmennya, menjadi salah satu pilar strategi ini dan baru-baru ini menghadirkan versi 2026 serta varian terbaru MG4 EV Urban.
Selain kendaraan listrik berbasis baterai, lini Hybrid+ juga menunjukkan kinerja kuat pada 2025, dengan 139.000 unit terjual sepanjang tahun. Menurut perusahaan, kombinasi efisiensi energi, teknologi canggih, dan позиционинг yang kompetitif membantu memperluas basis pelanggan.

Langkah selanjutnya
Perusahaan menyatakan akan mengumumkan strategi baru terkait teknologi dan desain pada paruh pertama 2026, memperkuat komitmennya terhadap pasar Eropa dan ekspansi portofolio kendaraan elektrifikasi.
MG di Eropa – Tonggak 1 juta unit
Angka utama:
- Penjualan di Eropa pada 2025: 300.000 unit
- Penjualan Hybrid+ pada 2025: 139.000 unit
- Total kendaraan 100% listrik: 317.000 unit
- Model terlaris: MG ZS (424.000 unit)
- Pasar utama Eropa: Inggris (386.000 unit)
Sejarah MG Motor

MG Motor berasal dari Inggris dan secara resmi didirikan pada 1924. Singkatan MG berarti Morris Garages, nama dealer di Oxford yang dimiliki oleh William Morris. Di lingkungan inilah Cecil Kimber, yang saat itu menjabat sebagai manajer perusahaan, mulai mengembangkan versi yang lebih sporty dari model Morris, menciptakan merek yang kemudian dikenal dengan mobil ringan, terjangkau, dan berfokus pada pengalaman berkendara.
Sepanjang dekade 1930 hingga 1960, MG menjadi salah satu simbol mobil sport Inggris, terutama melalui roadster kompak yang sukses di pasar seperti Inggris dan Amerika Serikat. Model seperti MGB membantu memperkuat reputasi perusahaan sebagai produsen mobil sport elegan dan relatif terjangkau, sekaligus membangun budaya otomotif yang kuat dengan klub pemilik yang masih aktif hingga kini.
Memasuki paruh kedua abad ke-20, MG mengalami berbagai perubahan kepemilikan, termasuk menjadi bagian dari British Motor Corporation dan kemudian British Leyland. Setelah kebangkrutan MG Rover pada 2005, merek ini diakuisisi oleh perusahaan Tiongkok Nanjing Automobile, yang kemudian menjadi bagian dari SAIC Motor, pemiliknya saat ini. Kini, meskipun berada di bawah grup Tiongkok, MG tetap mempertahankan pusat desain di Inggris dan memadukan warisan Britania dengan strategi yang berfokus pada kendaraan listrik dan hibrida di pasar global.
Sumber dan gambar: MG Motor UK Limited. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan telah ditinjau oleh tim editorial.
