
Kelompok Tempur Kapal Induk Inggris yang dipimpin oleh HMS Prince of Wales kini beroperasi di bawah komando operasional NATO sebagai bagian dari misi Arctic Sentry, sebuah inisiatif yang bertujuan memperkuat pengawasan dan pertahanan kolektif di kawasan Arktik serta wilayah paling utara Eropa.
Langkah ini memperluas kehadiran militer aliansi di kawasan yang semakin dianggap strategis seiring meningkatnya ketegangan geopolitik.

Kekuatan tempur utama gugus tugas Inggris ini adalah pesawat tempur F-35B Lightning II yang dioperasikan bersama oleh 809 Naval Air Squadron dan 617 Squadron RAF. Kelompok ini telah mengikuti berbagai kegiatan Arctic Sentry sepanjang tahun ini dan akan terus terlibat dalam latihan-latihan baru dalam beberapa minggu mendatang untuk memperkuat integrasi di antara negara-negara sekutu.

Di antara operasi terbaru adalah Dynamic Mongoose 2026, latihan tahunan utama NATO yang berfokus pada peperangan antikapal selam. Dipimpin oleh Norwegia, latihan ini melibatkan kapal perang, kapal selam, pesawat patroli maritim, dan pusat komando guna meningkatkan kemampuan mendeteksi serta menghadapi ancaman bawah laut di Atlantik Utara dan Arktik.
Kelompok Inggris tersebut juga berpartisipasi dalam Ramstein Flag 2026, di mana pesawat F-35B mereka beroperasi bersama pesawat dari 18 negara, menunjukkan kemampuan memproyeksikan kekuatan udara dari sebuah kapal induk.

Selain operasi tempur, HMS Prince of Wales juga menyediakan dukungan logistik bagi aliansi. Kapal ini ikut serta dalam pengujian konsep Agile Combat Employment, termasuk pengisian bahan bakar di udara dan operasi dari jalan raya di Finlandia. Kapal ini juga memiliki fasilitas medis Tingkat 2 yang dilengkapi untuk melakukan operasi darurat dan menstabilkan personel militer yang terluka sebelum dievakuasi ke rumah sakit dengan kapasitas lebih besar.

+ Ukraina menerima 10 pesawat ALTO NG untuk memperkuat pelatihan pilot militer
Sumber dan gambar: UK Ministry Of Defence | Royal Navy | NATO Allied Joint Force Command Norfolk – JFCNF | Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan telah ditinjau oleh tim editorial.
