
Ukraina telah menerima sepuluh pesawat latih ringan ALTO NG yang disediakan berkat dukungan pemerintah Republik Ceko dan sumbangan dari warga negara tersebut melalui yayasan amal Dárek pro Putina.
Menurut Kementerian Pertahanan Ukraina, pengiriman ini akan memperkuat pelatihan pilot militer di dalam wilayah negara itu sendiri.

Pesawat-pesawat baru tersebut akan digunakan dalam tahap pelatihan dasar dan lanjutan, sehingga para kadet dapat berlatih menerbangkan pesawat, navigasi, serta prosedur lepas landas dan pendaratan sebelum beralih ke pesawat tempur buatan Barat. Penggunaan pesawat ringan juga secara signifikan mengurangi biaya per jam terbang dibandingkan dengan pesawat tempur militer.

Dari total pesawat yang dikirimkan, lima dibiayai langsung oleh pemerintah Ceko, sementara lima lainnya dibeli menggunakan dana yang dihimpun melalui kampanye yayasan Dárek pro Putina. Menurut Kementerian Pertahanan Ukraina, pembangunan sistem pelatihan nasional akan mengurangi ketergantungan pada program pelatihan di luar negeri dan meningkatkan efisiensi dalam mempersiapkan awak penerbang.

Diproduksi oleh perusahaan Ceko Direct Fly, ALTO NG dilengkapi mesin Rotax 912 ULS bertenaga 100 hp, memiliki kokpit untuk dua orang, berat lepas landas maksimum 600 kg, kecepatan jelajah 180 km/jam, dan kecepatan maksimum 260 km/jam. Yayasan yang mengelola kampanye tersebut menyatakan bahwa model ini dipilih langsung oleh Ukraina karena memenuhi kebutuhan pelatihan awal bagi pilot militer.
Meet the ALTO NG.
🇨🇿 Czech-built, single-engine, two-seat
Rotax 912 ULS engine
Cruise 180 km/h | Max 260 km/h
Maximum take-off weight 600 kgLight, predictable, NATO-procedure ready — the first cockpit on the road to Western fighters for Ukrainian pilots.…
— Defense of Ukraine (@DefenceU) June 25, 2026
+ Inggris menginvestasikan US$8,84 juta untuk uji coba kapal selam tanpa awak Excalibur
Sumber: Militarnyi | Foto: Tangkapan layar X @DarPutinovi | Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan telah ditinjau oleh tim editorial.
