H145M baru tiba di Belgia untuk menggantikan helikopter A109 dari era 1990-an

H145M. Foto: Belgian Defence dan Airbus Helicopters
H145M. Foto: Belgian Defence dan Airbus Helicopters

Belgia resmi mengoperasikan Airbus H145M pertamanya, menandai dimulainya pembaruan besar terhadap armada helikopter yang digunakan oleh angkatan bersenjata dan lembaga keamanan negara tersebut.

Helikopter tersebut diserahkan oleh Airbus Helicopters di Donauwörth, Jerman, sebagai bagian dari kontrak yang ditandatangani pada tahun 2024 melalui NATO Support and Procurement Agency (NSPA). Paket tersebut mencakup helikopter untuk Pertahanan Belgia dan Kepolisian Federal Belgia. Dengan penambahan pesanan tiga unit baru, total armada yang dipesan Belgia kini mencapai 20 helikopter.

H145M. Foto: Belgian Defence dan Airbus Helicopters
H145M. Foto: Belgian Defence dan Airbus Helicopters

Mengapa hal ini penting? Karena H145M bukan sekadar pengganti modern bagi helikopter lama. Helikopter ini mewakili perubahan konsep: alih-alih mengoperasikan helikopter yang sangat terspesialisasi, Belgia kini memilih platform ringan, bermesin ganda, dan modular yang mampu menjalankan berbagai misi dengan basis mekanis dan elektronik yang sama.

Dalam praktiknya, H145M dapat digunakan untuk transportasi pasukan, dukungan operasi khusus, evakuasi, pengangkutan muatan eksternal, pengawasan, misi kepolisian, dan dalam konfigurasi militer, dukungan bersenjata ringan. Fleksibilitas inilah yang menjelaskan meningkatnya minat terhadap model ini di Eropa.

H145M. Foto: Belgian Defence dan Airbus Helicopters
H145M. Foto: Belgian Defence dan Airbus Helicopters

Keunggulan teknis yang menarik adalah kecepatan dalam melakukan konfigurasi ulang. Menurut Airbus, helikopter ini dapat disesuaikan untuk berbagai jenis misi hanya dalam beberapa menit, mulai dari dukungan bersenjata hingga konfigurasi operasi khusus dengan perlengkapan seperti sistem fast rope, winch, dan pengangkutan muatan eksternal.

Secara visual, hal yang paling mencolok adalah ukuran H145M yang ringkas. Helikopter ini tidak memiliki tampilan mengintimidasi seperti helikopter serang berat, tetapi justru siluetnya yang lebih sederhana memperkuat konsepnya sebagai helikopter ringan, lincah, dan fleksibel yang mampu menjalankan misi militer maupun keamanan tanpa memerlukan infrastruktur serumit helikopter yang lebih besar.

H145M. Foto: Belgian Defence dan Airbus Helicopters
H145M. Foto: Belgian Defence dan Airbus Helicopters

Bagi pembaca umum, penting diketahui bahwa H145M adalah versi militer dari H145, helikopter bermesin ganda yang telah banyak digunakan dalam operasi sipil, kepolisian, dan penyelamatan. Keluarga H145 telah mencatat lebih dari 8,5 juta jam terbang di seluruh dunia, angka yang menunjukkan kematangan platform ini, dengan pengalaman luas dalam pemeliharaan, pelatihan, dan keandalan operasional.

Belgia kini bergabung dengan kelompok operator yang sudah mencakup Jerman, Hungaria, Serbia, Luksemburg, Thailand, Ekuador, dan Honduras. Di Amerika Serikat, keluarga H145 digunakan oleh Angkatan Darat AS dengan nama UH-72 Lakota, dengan hampir 500 unit yang saat ini beroperasi.

Helikopter baru Belgia ini dilengkapi dua mesin Safran Arriel 2E, sistem kendali mesin digital FADEC, dan paket avionik Helionix yang mencakup autopilot empat sumbu. Kombinasi ini mengurangi beban kerja pilot, terutama dalam misi jarak jauh, penerbangan malam, atau operasi di lingkungan yang kompleks.

Agusta A109
Agusta A109. Foto: Wikimedia

Kedatangan H145M pertama juga memiliki makna simbolis bagi dunia penerbangan militer Belgia. Kementerian Pertahanan Belgia menyatakan bahwa 15 helikopter akan dikirim hingga tahun 2027 untuk secara bertahap menggantikan Agusta A109 yang telah digunakan sejak era 1990-an. Pergantian ini menunjukkan upaya Belgia untuk tidak hanya memperbarui armada, tetapi juga cara negara tersebut memanfaatkan helikopter dalam misi nasional maupun internasional.

+ Angkatan Udara AS memindahkan drone pengintai Global Hawk ke pangkalan di Jepang

Sumber dan gambar: Belgian Defence dan Airbus Helicopters | Wikimedia. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan telah ditinjau oleh tim editorial.

Back to top