
Kendaraan lapis baja amfibi milik Tentara Pembebasan Rakyat menghadapi angin kencang dan laut bergelombang saat evaluasi tembakan langsung yang dilakukan di bagian selatan Provinsi Fujian.
Tentara Pembebasan Rakyat China baru-baru ini menggelar latihan maritim dengan kendaraan lapis baja amfibi milik sebuah brigade pasukan daratnya. Kegiatan tersebut berlangsung di wilayah pesisir bagian selatan Provinsi Fujian, di timur negara itu.

Gambar yang dirilis oleh media militer China menunjukkan kendaraan lapis baja bergerak dalam formasi di laut, menembaki kapal yang digunakan sebagai sasaran serta posisi yang dipasang di darat. Manuver tersebut mensimulasikan operasi terkoordinasi untuk mendekati, mengepung, dan menetralkan sasaran di berbagai lingkungan.
Menurut China Military, latihan tersebut bertujuan untuk mengevaluasi kemampuan satuan dalam bertindak secara terpadu, sekaligus memeriksa ketepatan sistem persenjataan selama operasi amfibi.

Kondisi cuaca meningkatkan kompleksitas kegiatan tersebut. Dengan angin kencang dan gelombang tinggi, kendaraan mengalami gerakan miring ke samping dan ke depan-belakang secara terus-menerus, sehingga menyulitkan stabilisasi persenjataan dan pelacakan sasaran.
Untuk mengimbangi ayunan yang disebabkan oleh laut, para awak harus mengidentifikasi interval antara puncak dan lembah gelombang. Momen singkat dengan stabilitas yang lebih baik itu digunakan untuk melakukan tembakan dengan presisi lebih tinggi.
+ Klik di sini untuk melihat video latihan militer di laut lepas

Selama latihan, kendaraan lapis baja berlayar dengan kecepatan tinggi dan melancarkan serangan terkoordinasi terhadap kapal-kapal sasaran. Secara bersamaan, para awak menggunakan senapan mesin dan sistem lain yang terpasang pada platform untuk mengenai sasaran yang ditempatkan di kawasan pesisir.
Operasi tersebut juga mengevaluasi faktor-faktor seperti komunikasi antarkendaraan, navigasi dalam formasi, identifikasi sasaran, dan koordinasi tembakan. Kemampuan-kemampuan ini dianggap penting bagi satuan amfibi, yang harus melakukan transisi antara lingkungan maritim dan darat sambil tetap mempertahankan mobilitas dan kemampuan operasional.
Kendaraan lapis baja amfibi menggabungkan karakteristik kapal dan platform darat. Setelah melintasi wilayah laut, kendaraan ini dapat mencapai pantai dan terus bergerak maju di darat, mengangkut pasukan atau memberikan dukungan kepada satuan yang telah mendarat.
Sumber dan gambar: China Military. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.
