Singapura mengungkap struktur komposit terbesar yang pernah dibuat untuk kapal perang baru

Singapura mengungkap struktur komposit terbesar yang pernah dibuat untuk kapal perang baru (LinkedIn – Republic of Singapore Navy)
Singapura mengungkap struktur komposit terbesar yang pernah dibuat untuk kapal perang baru (LinkedIn – Republic of Singapore Navy)

Penguin Shipyard International telah menyelesaikan pembangunan struktur komposit terbesar yang pernah diproduksi untuk sebuah kapal di Singapura dan menyerahkan unit pertama dari enam unit kepada Saab.

Komponen tersebut akan diintegrasikan ke kapal perang MRCV, kelas baru Angkatan Laut Singapura yang dikembangkan untuk menggantikan korvet kelas Victory dan berfungsi sebagai platform komando bagi sistem tanpa awak. Kapal-kapal pertama diperkirakan mulai beroperasi pada tahun 2028.

Dibuat dari serat karbon, superstruktur bagian depan dan tiang terintegrasi diproduksi menggunakan panel yang dikembangkan oleh Saab di Swedia, kemudian dirakit oleh Penguin di Singapura sebelum dipasang pada lambung baja yang dibangun oleh ST Engineering. MRCV akan memiliki panjang 150 meter, bobot benaman hingga 8.400 ton, dan menjadi kapal militer terbesar serta paling kompleks yang pernah dibangun oleh negara tersebut.

Singapura mengungkap struktur komposit terbesar yang pernah dibuat untuk kapal perang baru (LinkedIn – Republic of Singapore Navy)
Singapura mengungkap struktur komposit terbesar yang pernah dibuat untuk kapal perang baru (LinkedIn – Republic of Singapore Navy)

Selain mengurangi sekitar setengah dari berat struktur atas kapal, penggunaan material komposit meningkatkan stabilitas kapal, memperluas kapasitas untuk modernisasi di masa depan, serta mengurangi jejak radar sehingga kapal menjadi lebih sulit dideteksi. Proyek ini juga menandai debut Penguin dalam pembangunan struktur komposit dan program pertahanan angkatan laut, memperluas cakupan bisnisnya melampaui kapal komersial berbahan aluminium.

Program MRCV dianggap sebagai salah satu investasi angkatan laut terbesar yang sedang berlangsung di kawasan Indo-Pasifik. Kapal-kapal tersebut akan memiliki jangkauan lebih dari 13.000 kilometer dan mampu beroperasi terus-menerus di laut selama lebih dari 21 hari. Selain itu, kapal ini akan mampu membawa modul misi serta mengendalikan drone udara, kapal permukaan tanpa awak, dan kendaraan bawah laut tanpa awak. Sementara itu, pembangunan unit-unit lainnya terus berlanjut, dengan pengiriman pertama dijadwalkan mulai tahun 2028.

+ Chevrolet mengungkap Corvette Stingray 2027 dengan kecepatan maksimum 322 km/jam

Sumber: Defence Blog | Foto: LinkedIn – Republic of Singapore Navy | Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan telah ditinjau oleh tim editorial.

Back to top