Video: Boeing menyerahkan T-7A Red Hawk serial pertama kepada Angkatan Udara AS setelah bertahun-tahun mengalami penundaan

 T-7A Red Hawk. X @BoeingDefense
T-7A Red Hawk. X @BoeingDefense

Boeing secara resmi menyerahkan kepada Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) pesawat pelatihan serial T-7A Red Hawk pertama yang ditujukan untuk unit operasional, menandai langkah penting dalam modernisasi sistem pelatihan pilot pesawat tempur dan pembom negara tersebut.

Informasi tersebut diumumkan oleh layanan pers perusahaan di jaringan X.

Jet tersebut, diidentifikasi dengan nomor ekor 7005, tiba di Pangkalan Gabungan Militer San Antonio (JBSA), Texas, di mana ia akan berfungsi sebagai platform pelatihan utama bagi pilot yang ditugaskan ke pesawat generasi kelima seperti F-35A Lightning II dan F-22 Raptor, selain pembom strategis terbaru termasuk B-21 Raider.

+ Klik di sini untuk menonton videonya

 T-7A Red Hawk. X @BoeingDefense
T-7A Red Hawk. X @BoeingDefense

Penyerahan ini merupakan tonggak sejarah, karena Red Hawk akan menggantikan T-38 Talon yang telah menjalankan fungsi pelatihan selama lebih dari enam dekade. Pada tahap awal, T-7A akan dioperasikan oleh Skuadron ke-99 dari Wing Udara ke-12. Menurut Komando Pendidikan dan Pelatihan Penerbangan (AETC), pesawat ini akan menyediakan sumber daya modern bagi para kadet untuk latihan manuver lanjutan, simulasi pertempuran udara, dan pelatihan situasi darurat.

Dikembangkan oleh Boeing bekerja sama dengan perusahaan Swedia Saab, program T-7A dirancang untuk memenuhi kebutuhan pelatihan yang semakin kompleks bagi para pilot yang akan mengoperasikan pesawat berteknologi tinggi. Red Hawk dirancang untuk menahan beban tinggi, melakukan manuver dengan kelincahan tinggi, dan beroperasi dalam berbagai profil penerbangan.

+ AS menawarkan 250 kendaraan lapis baja Stryker bekas kepada Polandia hanya seharga US$1

USAF berencana untuk memperoleh lebih dari 350 unit dalam beberapa tahun mendatang, secara bertahap menggantikan seluruh armada T-38. Para kadet pertama diharapkan memulai pelatihan begitu infrastruktur pendukung dan kompleks simulator di JBSA selesai dibangun.

 T-7A Red Hawk. X @BoeingDefense
T-7A Red Hawk. X @BoeingDefense

Namun, kedatangan pesawat ini ke layanan aktif telah mengalami berbagai penundaan selama beberapa tahun terakhir. Di antara tantangan terbesar yang dihadapi program ini adalah kegagalan sistem pelontar ACES 5, yang menimbulkan kekhawatiran kritis terkait aktivasi mekanisme pada kecepatan tinggi, kegagalan sistem penghancuran kanopi, dan kesalahan dalam urutan pelontaran antara kursi instruktur dan kadet.

Dalam tahap pengujian, juga terungkap masalah stabilitas pada sudut serang tinggi, yang menyulitkan atau bahkan mencegah pelaksanaan manuver pelatihan secara aman. Selain itu, kegagalan perangkat lunak menuntut revisi besar-besaran dan siklus pengujian ulang.

Selain hambatan teknis, Boeing juga menghadapi kendala rantai pasokan dan masalah kontrol kualitas, yang menyebabkan penundaan berulang dalam jadwal produksi. Penyerahan pertama yang awalnya dijadwalkan pada 2024 ditunda ke 2025, kemudian ke 2026, dan kini diperkirakan kemampuan operasi awal (IOC) baru akan dicapai antara 2027 dan 2028.

 T-7A Red Hawk. X @BoeingDefense
T-7A Red Hawk. X @BoeingDefense

Sumber dan gambar: BoeingDefense | militarnyi. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.

Back to top