
Pesawat Israel menyerang pangkalan udara, sistem pertahanan, dan fasilitas militer sebagai respons terhadap ancaman langsung terhadap wilayahnya
+ Klik di sini untuk menonton videonya
Angkatan Udara Israel (IDF) mengonfirmasi melalui juru bicara resminya bahwa mereka telah melancarkan serangkaian serangan udara skala besar terhadap target-target militer Iran pada malam hari dan pagi hari Senin ini.
+ Video: Pesawat pembom B-2 mendarat di AS setelah 36 jam menjalankan misi serangan ke Iran
Menurut pernyataan tersebut, dua jet tempur F-5 milik militer Iran dihantam saat berada di darat di Bandara Dezful, Iran barat daya.
Selain itu, dalam serangan yang terjadi pada pagi hari, IDF menghancurkan delapan peluncur rudal, enam di antaranya dikabarkan siap digunakan untuk menyerang wilayah Israel secara langsung.
Lebih dari 20 jet tempur dikerahkan
Dalam operasi semalam, sekitar 20 jet tempur Angkatan Udara Israel ambil bagian dalam pengeboman, di bawah arahan Divisi Intelijen IDF. Puluhan target strategis di wilayah tengah Iran berhasil dihantam.
Di antara lokasi yang dibom terdapat fasilitas militer untuk produksi komponen peledak, gudang penyimpanan senjata, pusat manufaktur senjata, dan posisi sistem pertahanan udara Iran.
Apa itu jet tempur F-5 yang digunakan Iran?

Jet tempur F-5 yang diserang oleh Angkatan Udara Israel di Bandara Dezful merupakan bagian dari armada pesawat tempur buatan Amerika Serikat dari tahun 1960-an. Iran menerima puluhan unit Northrop F-5 Freedom Fighter sebelum Revolusi Islam 1979, saat negara itu masih menjalin hubungan militer dengan Amerika Serikat.
Sejak saat itu, Angkatan Udara Iran terus mengoperasikan F-5 melalui pembaruan lokal dan rekayasa balik. Beberapa di antaranya telah dimodernisasi dan didesain ulang secara internal, menghasilkan versi turunan seperti Kowsar, pesawat yang berbasis F-5 dengan avionik yang diperbarui dan kemampuan tempur terbatas.
Meskipun dianggap usang secara teknologi dibandingkan jet tempur modern, F-5 masih digunakan untuk misi serangan ringan, pelatihan lanjutan, dan patroli udara di Iran, terutama di pangkalan seperti Dezful yang terletak dekat perbatasan dengan Irak.
Sumber dan gambar: Juru bicara Pasukan Pertahanan Israel (IDF) | Telegram @idf_telegram. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan telah ditinjau oleh tim editorial.
