
Kendaraan darat tanpa awak Protector, yang dikembangkan oleh perusahaan Ukrainian Armor, mulai digunakan dalam misi logistik di garis depan perang di Ukraina.
Menurut portal Ukraina Militarnyi, sistem tersebut kini digunakan untuk mengangkut pasokan kepada pasukan di wilayah berisiko tinggi, sehingga mengurangi paparan para prajurit terhadap serangan musuh.

Menurut produsennya, Protector dirancang untuk mengangkut amunisi, makanan, air, dan perlengkapan penting lainnya, serta dapat disesuaikan untuk berbagai jenis misi. Platform ini dikendalikan dari jarak jauh dan dikembangkan agar mampu beroperasi di medan yang sulit, yang umum dijumpai di zona pertempuran.

Pengoperasian Protector merupakan bagian dari strategi Ukraina untuk memperluas penggunaan kendaraan darat tanpa awak di medan perang.
Kementerian Pertahanan berencana mengadakan 25.000 UGV pada tahun 2026 dan menargetkan agar seluruh logistik di garis depan pada masa mendatang dilakukan oleh sistem robotik. Hanya pada bulan Maret saja, Angkatan Bersenjata Ukraina telah melaksanakan lebih dari 9.000 misi menggunakan kendaraan jenis ini.
Selain mengangkut pasokan, kendaraan darat tanpa awak juga digunakan untuk mengevakuasi korban luka dan melaksanakan tugas-tugas lain yang dianggap berbahaya bagi personel militer, sehingga pasokan bagi pasukan tetap terjaga sekaligus mengurangi risiko jatuhnya korban jiwa.
❗️The Ukrainian ground drone “Protector”, part of the 🇺🇦429th Separate Unmanned Systems Brigade “Achilles”, is performing logistical missions on the most dangerous sections of the front line. pic.twitter.com/e5cd3fajAD
— 🪖MilitaryNewsUA🇺🇦 (@front_ukrainian) June 26, 2026
Foto: Ukrainian Armor. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan telah ditinjau oleh tim editorial.
