
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengatakan bahwa ia dapat memerintahkan pengerahan kapal induk USS Abraham Lincoln di dekat pantai Kuba.
Informasi ini dibagikan oleh FOX News, yang melaporkan bahwa presiden membuat pernyataan tersebut dalam sebuah pidato di Palm Beach Forum Club, Florida (AS).
Dalam kesempatan itu, ia mengatakan akan meminta para komandan militer untuk menempatkan kapal sekitar 100 yard dari pulau tersebut. “Kami akan membawanya ke sana, berhenti sekitar 100 yard dari pantai, dan mereka akan berkata: ‘Terima kasih banyak, kami menyerah’,” kata Trump.
Trump juga mencatat bahwa USS Abraham Lincoln saat ini beroperasi di Teluk Persia sebagai bagian dari misi gabungan AS-Israel melawan Iran. Ia menggambarkan kapal tersebut sebagai salah satu yang terbesar di dunia dan menyebutkan bahwa kapal itu dapat melewati Kuba dalam rute kembali.
Untuk saat ini, baik Donald Trump maupun Gedung Putih belum memberikan klarifikasi resmi apakah pernyataannya di Palm Beach mengenai kemungkinan operasi di dekat Kuba mencerminkan rencana nyata atau hanya disampaikan sebagai candaan.
Bagaimanapun, ini bukan pertama kalinya Trump berbicara tentang kemungkinan invasi ke Kuba. Selain langkah-langkah yang diambil terhadap negara tersebut di tengah meningkatnya ketegangan antara Havana dan Washington, Trump mengatakan bahwa setelah berakhirnya konflik saat ini dengan Iran, ia dapat mengambil alih pulau tersebut dengan cara apa pun.
Foto: U.S. Navy. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan telah ditinjau oleh tim editorial.
