
Angkatan Bersenjata Sudan mengklaim telah menghancurkan dua drone strategis CH-95 buatan Tiongkok dalam satu operasi melawan Pasukan Dukungan Cepat (RSF), kelompok paramiliter yang memperebutkan kendali atas negara tersebut sejak 2023.
Menurut informasi yang dipublikasikan oleh Clash Report, salah satu drone ditembak jatuh saat terbang oleh drone Turki Bayraktar Akıncı yang dioperasikan oleh Angkatan Darat Sudan. Drone kedua dilaporkan ditemukan dan dihancurkan saat masih berada di darat dalam operasi yang sama.

Apabila dikonfirmasi, operasi tersebut akan menjadi salah satu kemunduran terbesar yang pernah dialami armada drone CH-95 yang digunakan oleh RSF. Model tersebut digunakan dalam misi pengintaian dan serangan jarak jauh serta memainkan peran yang semakin besar dalam perang saudara Sudan.

Dalam beberapa hari terakhir, Angkatan Darat Sudan juga mengumumkan telah menembak jatuh drone FH-95/CH-95 lainnya di wilayah El Obeid, yang menunjukkan meningkatnya pertempuran udara antara kedua pihak dalam konflik tersebut.
Perang antara Angkatan Bersenjata Sudan dan RSF dimulai pada April 2023 dan terus ditandai oleh meningkatnya penggunaan drone, sistem pertahanan udara, serta persenjataan yang dipasok oleh pihak-pihak eksternal, sehingga membuat konflik semakin kompleks.
EKSKLUSIF: Drone CH-95 kedua buatan Tiongkok yang dipasok oleh Uni Emirat Arab kepada kelompok teroris RSF dihancurkan di darat oleh drone Bayraktar AKINCI milik Angkatan Darat Sudan. https://t.co/xh8awF95LL pic.twitter.com/y4ZM52ZbKL
— Clash Report (@clashreport) 13 Juli 2026
+ Ukraina menerima gelombang baru simulator penerbangan untuk pilot F-16
Gambar: Reproduksi Clash Report – X @clashreport | Wikimedia. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.
