
Perusahaan Swedia Saab AB mengumumkan pengembangan sistem Loke, sebuah kompleks yang dirancang untuk melawan kendaraan udara tak berawak (UAV) kecil.
Proyek ini dikembangkan dalam kerja sama dengan Angkatan Udara Swedia dan Badan Pengadaan Pertahanan Swedia (FMV) dan diselesaikan hanya dalam 84 hari.
+ Video: China Melakukan Uji Terbang Kedua untuk Pesawat Tempur Generasi Keenam J-36
Sistem Loke terdiri dari radar deteksi kompak Saab Giraffe 1X yang dilengkapi dengan teknologi AESA dan panel kontrol, keduanya dipasang pada sasis kendaraan ringan. Selain itu, sistem ini juga memiliki modul tempur Saab Trackfire yang dikendalikan dari jarak jauh, yang dilengkapi dengan senapan mesin M2NV 12,7 mm dan senapan mesin MAG 7,62 mm.

Solusi ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pertahanan terhadap ancaman yang semakin berkembang dari drone kecil, yang semakin banyak digunakan dalam operasi militer dan keamanan. Integrasi radar Saab Giraffe 1X dengan modul tempur Trackfire memungkinkan respons yang cepat dan efektif terhadap target udara dengan tanda radar rendah.
Sistem ini dirancang agar sangat mobile, memungkinkan penyebaran cepat dan operasi di berbagai jenis medan. Kombinasi sensor canggih dan daya tembak yang efektif menjadikan Loke sebagai solusi yang menjanjikan untuk perlindungan infrastruktur strategis dan unit militer.
Sumber dan gambar: Saab AB. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan telah ditinjau oleh tim editorial.
