Rheinmetall menguji tiga sistem antidron Skyspotter dalam latihan di Finlandia

Rheinmetall menguji tiga sistem antidron Skyspotter dalam latihan di Finlandia
Rheinmetall menguji tiga sistem antidron Skyspotter dalam latihan di Finlandia (X @ArmyRecognition)

Rheinmetall melakukan pengujian sistem antidronnya selama Ground-Based Air Defence Demonstration Days milik Angkatan Bersenjata Finlandia, yang berlangsung di lapangan tembak Lohtaja.

Evaluasi tersebut dilakukan di lingkungan hutan terpencil dan dalam kondisi cuaca yang tidak bersahabat, dengan tujuan mensimulasikan skenario operasional nyata serta menguji kemampuan deteksi, klasifikasi, dan pelacakan berbagai jenis drone.

Sorotan utama dalam demonstrasi ini adalah Skyspotter, sebuah sistem peringatan dini dan pengintaian multisensor yang dirancang untuk melindungi infrastruktur kritis dan area luas dari ancaman udara tak berawak.

Dengan arsitektur terbuka, sistem ini memungkinkan integrasi berbagai sensor dan penangkal, memberikan fleksibilitas untuk mengikuti perkembangan teknologi dan taktik penggunaan drone. Perusahaan juga menampilkan versi dengan kemampuan pengerahan cepat yang dipasang pada truk Rheinmetall HX, sehingga meningkatkan mobilitas keseluruhan sistem.

+ Video: Awak Su-24M berlatih pengisian bahan bakar di udara dalam kondisi malam kutub

Selain itu, Rheinmetall mendemonstrasikan konfigurasi terintegrasi yang menggabungkan Skyspotter dengan sensor pasif pelokalan emitor serta sebuah shelter komando dan kendali bergerak. Menurut perusahaan, pendekatan berlapis ini memungkinkan respons yang proporsional terhadap setiap ancaman, termasuk penggunaan jammer terarah, drone pencegat, dan di masa depan sistem Revolver Gun kaliber 30 mm, sehingga mengurangi risiko kerusakan tambahan dan meningkatkan efektivitas pertahanan udara berbasis darat.

Sumber: Defence Blog | Foto: X @ArmyRecognition | Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial

Back to top