
Personel teknik tempur dari Resimen Sapper Polandia ke-1 baru-baru ini mengikuti latihan yang mengintegrasikan sistem robot darat dan kendaraan udara nirawak, sebagai bagian dari upaya modernisasi dan adaptasi operasional Angkatan Bersenjata Polandia.
Kegiatan tersebut diumumkan oleh Dowództwo Generalne Rodzajów Sił Zbrojnych melalui halaman resmi mereka di platform X. Selain unit Angkatan Darat, latihan ini juga melibatkan kepolisian serta Kelompok Pencarian dan Penyelamatan Wielkopolska, menegaskan karakter kerja sama antarlembaga dari latihan tersebut.
Gambar yang dipublikasikan memperlihatkan penggunaan sebuah quadcopter pengintai, sistem robot darat berat PIAP HUNTeR NRK, serta platform evakuasi PIAP MULES.

Aset-aset ini digunakan dalam skenario simulasi pengintaian, dukungan terhadap operasi teknik, dan evakuasi, yang mencerminkan tuntutan medan tempur modern yang semakin terdigitalisasi dan berteknologi tinggi.
Angkatan Darat Polandia sebelumnya telah menguji PIAP HUNTeR pada tahun 2023, saat itu dalam konfigurasi yang dilengkapi modul tempur REX ZMU-03 bersenjata senapan mesin 12,7 mm.
Sistem ini merupakan kendaraan tempur robotik beroda yang dikembangkan dalam lingkup Łukasiewicz Research Network, yang menghimpun institusi seperti AREX, WB Group, dan Institute of Automation and Industrial Measurement.

Dari sudut pandang teknis, kendaraan ini dilengkapi dengan generator berdaya 110 kW yang bertugas memasok energi bagi motor dan sensor.
Pengoperasian jarak jauh dimungkinkan oleh rangkaian sensor dan sembilan kamera HD, dengan navigasi yang dibantu oleh GPS.
Selain sistem optik konvensional, peralatan ini juga dilengkapi sensor termal untuk meningkatkan kesadaran situasional dalam berbagai kondisi operasional.
+ Jet tempur Italia mencegat pesawat Rusia selama misi NATO di Laut Baltik
Sumber dan gambar: Dowództwo Generalne | X @DGeneralneRSZ. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.
