MQ-25 Stingray melakukan penerbangan pertama dan memajukan rencana drone pengisian bahan bakar angkatan laut

MQ-25 Stingray melakukan penerbangan pertama dan memajukan rencana drone pengisian bahan bakar angkatan laut
MQ-25 Stingray melakukan penerbangan pertama dan memajukan rencana drone pengisian bahan bakar angkatan laut (X @BoeingDefense)

MQ-25 Stingray, drone pengisian bahan bakar udara berbasis kapal induk pertama milik Angkatan Laut Amerika Serikat, melakukan penerbangan perdananya pada April 2026, menegaskan kemajuan penting dalam modernisasi penerbangan angkatan laut.

Uji coba tersebut berlangsung di Bandara MidAmerica, Illinois, dan menandai transisi program dari pengujian darat ke tahap uji terbang yang lebih lanjut, setelah bertahun-tahun pengembangan dan penyesuaian jadwal.

Model baru ini menggabungkan peningkatan dibandingkan demonstrator sebelumnya, termasuk sensor canggih dan sistem yang telah disempurnakan. Pesawat ini kini akan menjalani serangkaian evaluasi operasional sebelum diuji di kapal induk, tahap penting untuk memvalidasi penggunaannya di lingkungan operasi berbasis kapal. Angkatan Laut Amerika Serikat menargetkan pencapaian kemampuan operasional awal pada 2027, dengan menggunakan armada sembilan unit untuk pengujian.

Tujuan utama MQ-25 adalah mengambil alih fungsi pengisian bahan bakar udara yang saat ini dilakukan oleh jet tempur Super Hornet, sehingga pesawat-pesawat tersebut dapat difokuskan untuk misi tempur. Dengan kemampuan mentransfer bahan bakar dalam jumlah besar pada jarak jauh, drone ini diharapkan dapat memperluas secara signifikan jangkauan operasi udara berbasis kapal induk. Selain itu, proyek ini juga mencakup penggunaan Stingray dalam misi sekunder pengawasan dan pengintaian.

Meski ada kemajuan, program ini masih menghadapi tantangan, termasuk akumulasi keterlambatan dan kekhawatiran terkait biaya. Otoritas Amerika terus memantau perkembangan ini secara ketat, sementara Boeing berinvestasi dalam infrastruktur dan teknologi baru untuk memastikan pengiriman sistem tersebut. MQ-25 juga dipandang sebagai elemen kunci dalam integrasi masa depan antara pesawat berawak dan nirawak dalam operasi angkatan laut.

Sumber: The Aviationist | Foto: X @BoeingDefense | Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial

Back to top