
Kementerian Luar Negeri Ukraina memperkenalkan kendaraan udara tak berawak (UAV) serang jarak jauh baru bernama Sichen dalam peringatan Hari Pekerja Industri Pertahanan Ukraina.
Menurut deskripsi yang disertakan dalam presentasi, Sichen memiliki jangkauan terbang hingga 1.400 km dan akurasi serangan hingga 20 meter. Drone ini dilengkapi dengan hulu ledak seberat 40 kilogram.
Kecepatan maksimum pesawat ini mencapai 200 km/jam, ketinggian terbang maksimumnya hingga 1.500 meter, dan bobot lepas landas maksimumnya hingga 140 kg. Waktu persiapan UAV untuk terbang tidak melebihi 15 menit.
Sichen dirancang untuk menyerang target bernilai tinggi, fasilitas infrastruktur kritis, dan konsentrasi pasukan musuh. Drone ini mampu beroperasi dalam kondisi perang elektronik (EW) aktif serta menjalankan misi di kedalaman operasional-taktis baik siang maupun malam.
“Sangat berarti bahwa kami memperbarui pameran ini hanya setelah satu tahun — ini mencerminkan betapa cepatnya industri pertahanan Ukraina berkembang dan kecepatan yang dituntut oleh perang modern,” ujar Andrii Sybiha, Menteri Luar Negeri. “Senjata Ukraina itu unik karena telah diuji dalam pertempuran nyata. Itulah aset nasional kami yang sebenarnya.”
🇺🇦 Ukrainian long-range UAV “Sichen” at the exhibition dedicated to the Day of the Defense Industry Worker of Ukraine.
Warhead — 40 kg.
Range — up to 1400 km.
“Chess-like” shape. pic.twitter.com/uy6bFGO3iP
— big ben (@alternative_war) April 13, 2026
Foto: X @alternative_war. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.
