
Direktorat Utama Intelijen Kementerian Pertahanan Ukraina melaporkan telah mengidentifikasi jenis baru drone kamikaze yang digunakan Rusia dalam serangan baru-baru ini terhadap wilayah Ukraina.
Informasi tersebut dipublikasikan di situs resmi Intelijen Pertahanan Ukraina.,
+ GE Aerospace menerima kontrak US$ 1,4 miliar untuk mesin CH-53K King Stallion
Menurut lembaga tersebut, sistem udara nirawak baru yang diberi nama Geranium-5 menunjukkan perbedaan signifikan dibandingkan model Geranium-2 dan Geranium-3. Desain aerodinamisnya lebih menyerupai rudal jelajah daripada drone yang sebelumnya digunakan, dengan panjang sekitar enam meter dan bentang sayap sekitar 5,5 meter.

Untuk navigasi menuju sasaran, Geranium-5 menggunakan sistem penentuan posisi satelit Kometa 12 kanal, selain pelacak berbasis mikrokomputer Raspberry serta modem komunikasi 3G dan 4G. Menurut intelijen Ukraina, drone ini digerakkan oleh mesin jet Telefly buatan China, mirip dengan yang digunakan pada Geran-3, namun dengan daya dorong yang lebih besar.
Muatan tempurnya terdiri dari hulu ledak sekitar 90 kg, dengan jangkauan yang diperkirakan mencapai hingga 1.000 kilometer. Direktorat Utama Intelijen juga menilai bahwa Geranium-5 dapat diluncurkan dari platform udara, seperti pesawat serang Su-25.
Selain hulu ledak utama, drone ini dapat dilengkapi dengan rudal udara-ke-udara R-73 berpemandu inframerah. Konfigurasi ini memungkinkan sistem digunakan melawan sasaran udara, sehingga memperluas fungsinya di medan perang. Penggunaan gabungan mesin jet dan rudal udara-ke-udara, menurut penilaian Ukraina, dapat menyulitkan pencegatan perangkat tersebut oleh helikopter atau pesawat.

Meski demikian, lembaga tersebut menekankan bahwa masih terdapat keraguan terkait penerapan praktis konsep ini serta kelayakan teknis penggunaan efektif rudal R-73 pada drone jenis ini.
Intelijen Pertahanan Ukraina menambahkan bahwa Geranium-5 sangat kemungkinan bukan pengembangan yang sepenuhnya asli dari kompleks industri militer Rusia. Analisis teknis terhadap desainnya menunjukkan kemiripan yang signifikan dengan drone Iran Karrar, yang mengindikasikan kemungkinan adanya pengaruh atau transfer teknologi.
Sumber dan gambar: Kementerian Pertahanan Ukraina gur.gov.ua. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.
