
Elbit Systems, salah satu perusahaan pertahanan terbesar di Israel, semakin memperkuat investasinya di bidang robotika militer darat dengan mengintegrasikan teknologi kendaraan otonom ke dalam portofolionya.
Informasi ini berasal dari situs Defence Blog. Menurut laporan tersebut, langkah ini dilakukan melalui unit FUSE, yang telah menyelesaikan akuisisi terhadap Blue White Robotics, perusahaan yang mengkhususkan diri dalam sistem otonomi untuk kendaraan off-road.
Blue White Robotics dikenal karena mengembangkan kit otonomi yang mampu mengubah kendaraan konvensional menjadi platform tanpa awak. Sistem-sistemnya, seperti Pathfinder dan Compass, telah mencatat lebih dari 100.000 jam operasi dalam berbagai aplikasi, mulai dari pertanian hingga pertahanan, termasuk navigasi di medan yang kompleks dan lingkungan tanpa infrastruktur jalan.

Tujuan akuisisi ini adalah mengintegrasikan teknologi tersebut ke dalam aplikasi militer, sehingga kendaraan darat dapat digunakan untuk misi seperti pengangkutan logistik, patroli perbatasan, pengintaian, dan dukungan logistik dengan risiko yang lebih kecil bagi personel militer. Konsep utamanya adalah mengurangi kebutuhan akan operator manusia di area berbahaya sekaligus meningkatkan kemampuan melakukan operasi berkelanjutan di lingkungan yang bermusuhan.
Menurut perusahaan, nilai strategis utama tidak hanya terletak pada kendaraannya, tetapi juga pada perangkat lunak pengelolaan armada yang memungkinkan koordinasi beberapa sistem otonom secara bersamaan. Lapisan komando dan kendali ini dianggap sebagai elemen penting dalam pengembangan operasi militer berskala besar yang melibatkan robot darat.

Akuisisi ini juga mencerminkan tren yang lebih luas di industri pertahanan Israel: alih-alih mengembangkan sistem yang benar-benar baru, perusahaan-perusahaan besar memilih mengakuisisi startup yang bergerak di bidang teknologi otonom untuk mempercepat integrasi kecerdasan buatan dan robotika ke dalam platform yang sudah ada. Pendekatan ini memangkas waktu pengembangan, tetapi juga menghadirkan tantangan dalam menyesuaikan teknologi sipil agar mampu beroperasi dalam skenario militer yang melibatkan perang elektronik, sabotase, dan pertempuran langsung.
Dalam konteks saat ini, yang dipengaruhi oleh konflik-konflik terbaru dan semakin pentingnya drone serta sistem tanpa awak, langkah Elbit menunjukkan arah yang semakin kuat menuju penggunaan pasukan darat yang sebagian atau bahkan sepenuhnya dioperasikan oleh robot dalam beberapa tahun mendatang.
+ H145M baru tiba di Belgia untuk menggantikan helikopter A109 dari era 1990-an
Foto: Elbit Systems / Bluewhite. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan telah ditinjau oleh tim editorial.
