Dua mobil terbang Xpeng bertabrakan saat latihan di Tiongkok

Xpeng AeroHT eVTOL. Foto: Xpeng
Xpeng AeroHT eVTOL. Foto: Xpeng

Dua kendaraan udara listrik lepas landas dan mendarat vertikal (eVTOL) buatan produsen Tiongkok Xpeng AeroHT bertabrakan di udara saat latihan untuk Changchun Air Show di Tiongkok. Kecelakaan itu terjadi pada Selasa (16) dan menyebabkan setidaknya satu penumpang terluka.

+ Video: Armada Utara menghalau serangan udara dan meluncurkan rudal hipersonik Zircon

Menurut saksi mata, pesawat tersebut sedang melakukan penerbangan formasi ketika bertabrakan karena “jarak yang tidak memadai”. Salah satu kendaraan berhasil mendarat, sementara yang lain mengalami kerusakan struktural dan terbakar saat menyentuh tanah.

Penumpang yang terluka telah dibawa ke rumah sakit setempat, namun kondisinya tidak mengancam jiwa.

Mobil terbang dari Xpeng

Model yang terlibat dalam kecelakaan adalah eVTOL penumpang yang diperkirakan bernilai sekitar US$ 280.940. Kendaraan ini mampu terbang pada ketinggian antara 300 hingga 500 meter, dan merupakan bagian dari rencana Xpeng AeroHT untuk meluncurkan mobil terbang produksi massal pada tahun 2026.

Reaksi perusahaan

Xpeng mengonfirmasi insiden tersebut dan menyatakan bahwa “semua langkah keamanan segera diambil”. Sebuah investigasi telah dibuka untuk menyelidiki penyebab pasti tabrakan itu.

Kasus ini menimbulkan pertanyaan baru tentang keselamatan eVTOL dan masa depan mobilitas udara perkotaan di Tiongkok maupun dunia.

Sumber dan gambar: 36kr | carnewschina | Xpeng. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.

Back to top