
Boeing merilis sebuah video yang menunjukkan bahwa helikopter CH-47 Chinook di masa depan dapat memperoleh fitur baru yang memungkinkan peluncuran kawanan drone dari pesawat tersebut.
Klip tersebut, yang kemudian dibagikan di akun media sosial resminya, awalnya dipresentasikan oleh Boeing Defense selama Army Aviation Mission Solutions Summit dari Army Aviation Association of the United States di Nashville, Tennessee, pada Rabu lalu (15), menurut laporan situs The War Zone.
Video tersebut dibuat menggunakan grafis komputer, namun memberikan beberapa wawasan menarik tentang rencana masa depan perusahaan untuk pesawat ini, termasuk fitur yang memungkinkan kawanan drone diluncurkan dari helikopter saat berada di udara. Drone tersebut dapat berupa drone pengintai, serang, perang elektronik (EW), kamikaze, atau umpan.
Boeing mengonfirmasi bahwa sistem peluncuran tersebut belum diuji langsung dari helikopter, tetapi perusahaan sedang berupaya menuju tujuan tersebut.
Kathleen Jolivette, wakil presiden dan manajer umum divisi Vertical Lift di Boeing, mengatakan bahwa perusahaan menginvestasikan dana sendiri dalam inisiatif ini dan saat ini sedang mengevaluasi seberapa cepat dapat memasuki fase demonstrasi, berdasarkan minat dari Angkatan Darat AS maupun kekuatan internasional.
Untuk saat ini, Jolivette mengatakan bahwa Boeing “akan menunggu dan melihat apa yang terjadi” terkait visi ideal Angkatan Darat untuk operasi berawak/tanpa awak. “Saya pikir masih akan ada banyak perkembangan lebih lanjut mengenai hal ini,” tambahnya.
Foto dan video: Boeing / X @BoeingDefense. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.
Same two rotors. More capability.
We’re pushing Chinook Block II even further.#26Summit pic.twitter.com/FK2zandPmx— Boeing Defense (@BoeingDefense) April 14, 2026
