
BAE Systems memperoleh kontrak senilai 45,5 juta dolar AS untuk terus mendukung program rudal strategis Trident II D5 milik Amerika Serikat, dengan perpanjangan aktivitas hingga September 2026.
Kesepakatan ini tidak hanya memperkuat kelanjutan salah satu proyek paling sensitif dalam pertahanan AS, tetapi juga kerja sama dengan Inggris, yang berpartisipasi dalam sistem penangkal nuklir yang sama melalui perjanjian bilateral bersejarah.
Operasi akan tersebar di berbagai lokasi, dengan konsentrasi terbesar di kantor pusat perusahaan di Maryland serta fasilitas yang terkait dengan Angkatan Laut AS di Washington. Kota-kota lain di Amerika Serikat dan Inggris juga terlibat dalam proyek ini, menegaskan skala global program tersebut. Kontrak ini diberikan tanpa proses tender, mencerminkan tingkat spesialisasi dan kepercayaan yang tinggi yang dibutuhkan untuk aktivitas strategis semacam ini.
Ruang lingkup kontrak mencakup area penting seperti integrasi sistem, pengujian teknis, analisis data, dan keamanan operasional. Fungsi-fungsi ini sangat penting untuk memastikan bahwa semua komponen sistem — mulai dari rudal hingga mekanisme peluncuran di kapal selam — beroperasi secara sinkron, aman, dan efisien dari waktu ke waktu.
Di pusat upaya ini adalah Trident II D5, rudal balistik jarak jauh yang mampu membawa beberapa hulu ledak dan menyerang target hingga ribuan kilometer jauhnya. Sistem ini digunakan oleh Amerika Serikat dan Inggris, serta menjadi dasar penangkal nuklir maritim kedua negara. Dalam konteks ini, peran BAE Systems bertindak sebagai elemen integrasi teknis, mendukung modernisasi berkelanjutan dari program strategis berskala besar.
+ AS memperluas arsenal angkatan laut dengan 177 rudal LRASM dalam rencana senilai 907 juta dolar AS
Sumber: Defence Blog | Foto: X @USNavy | Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan telah ditinjau oleh tim editorial
🇺🇸🇬🇧 JUST IN: Trident II modernization accelerates as BAE Systems secures new $45.5M engineering support contract
BAE Systems has been awarded a $45.5 million contract modification to continue engineering and technical support for the U.S. Trident II D5 strategic missile… pic.twitter.com/NlHP3DWq8n
— Defence Index (@Defence_Index) April 24, 2026
