Angkatan Udara Ukraina mengonfirmasi 300 serangan F-16 dan 1.300 pencegatan drone Rusia

F-16. Foto: Komando Angkatan Udara Angkatan Bersenjata Ukraina
F-16. Foto: Komando Angkatan Udara Angkatan Bersenjata Ukraina

Angkatan Udara Ukraina telah mengonfirmasi bahwa jet tempur F-16 mereka telah melakukan lebih dari 300 serangan sukses terhadap target darat Rusia, menandai kemajuan signifikan dalam kemampuan pertahanan udara dan dukungan bagi pasukan di darat.

Menurut Komando Angkatan Udara, operasi tersebut menghancurkan ratusan peralatan militer, serta pos komando, pusat kendali drone, gudang amunisi, dan fasilitas logistik.

F-16 mulai beroperasi di langit Ukraina pada Agustus 2024, setelah diserahkan oleh negara-negara mitra. Sejak itu, jet tersebut menjadi elemen penting dalam misi pertahanan udara maupun operasi ofensif melawan pasukan penjajah.

+ Kapal mata-mata Rusia Yantar mendekati Inggris dan memaksa pasukan Inggris siaga penuh

Menurut pernyataan resmi, pilot dan kru darat bekerja setiap hari dalam kondisi yang sangat sulit, menerapkan taktik tempur udara dan pertahanan udara terbaru.

Bom presisi tinggi dengan jangkauan lebih jauh

Untuk serangan darat, F-16 Ukraina menggunakan:

  • GBU-39/B Small Diameter Bomb (SDB) – bom ringan seberat 130 kg dengan pemandu presisi dan jangkauan hingga 110 km ketika dijatuhkan dari ketinggian tinggi;
  • Bom dengan kit JDAM-ER, yang mengubah amunisi konvensional menjadi senjata berpemandu GPS dan navigasi inersia, dilengkapi sayap lipat untuk menambah jangkauan.

Persenjataan ini memungkinkan pesawat mencapai target strategis jauh di belakang garis musuh, sambil tetap menjaga jarak aman dari pertahanan udara Rusia.

Pencegatan dan pertahanan udara

Selain serangan darat, F-16 juga unggul dalam misi pertahanan udara. Menurut Angkatan Bersenjata Ukraina, sejak mulai beroperasi, jet ini telah mencegat lebih dari 1.300 rudal dan drone Rusia, berkontribusi langsung pada perlindungan kota dan infrastruktur penting.

Tonggak sejarah bagi penerbangan Ukraina

Pemerintah Amerika Serikat menyatakan pada Oktober lalu bahwa F-16 yang diberikan kepada Ukraina kini bertanggung jawab atas sekitar 80% seluruh misi tempur angkatan udara negara tersebut. Komando Angkatan Udara menggambarkan kedatangan jet F-16 sebagai momen bersejarah dan lompatan penting dalam memperkuat kekuatan udara nasional.

Sumber: Militarnyi | Facebook — Komando Angkatan Udara Angkatan Bersenjata Ukraina. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.

Back to top