Carbon Cub ULT terbaru menjanjikan lepas landas hanya dalam 15 meter

Carbon Cub ULT. Foto: CubCrafters
Carbon Cub ULT. Foto: CubCrafters

Model terbaru dari CubCrafters memadukan turbin regeneratif, kontrol elektronik, dan kemampuan STOL; pengiriman pertama dijadwalkan pada 2027

CubCrafters memperkenalkan Carbon Cub ULT, evolusi terbaru dari keluarga pesawat ringan yang dirancang untuk beroperasi di landasan pendek dan wilayah terpencil. Terinspirasi oleh lini tradisional Piper PA-18 Super Cub, model ini menggantikan mesin piston yang sudah dikenal dengan mesin turboprop yang dikembangkan oleh perusahaan Prancis TurboTech.

Pesawat ini menggunakan mesin regeneratif TP-R90, yang dalam lembar spesifikasi teknis CubCrafters juga disebut dengan referensi R150. Sistem tersebut dilengkapi FADEC ganda, yang bertanggung jawab mengontrol secara elektronik aliran bahan bakar, pengapian, suhu internal, dan pengoperasian baling-baling.

Dalam praktiknya, pilot tidak perlu mengatur campuran bahan bakar atau sudut baling-baling secara manual selama penerbangan. Mesin dihidupkan dengan tombol, sementara daya dikendalikan melalui satu tuas. Solusi ini mengurangi beban kerja pilot dan membuat pengoperasiannya lebih menyerupai pesawat modern yang menggunakan mesin otomotif atau mesin penerbangan dengan kontrol elektronik.

Turbin memanfaatkan kembali panas gas buang

Perbedaan utama mesin TurboTech terletak pada sistem regeneratifnya. Sebuah penukar panas menggunakan sebagian energi panas dari gas buang untuk memanaskan udara sebelum memasuki ruang bakar. Dengan demikian, mesin membutuhkan lebih sedikit bahan bakar untuk mencapai suhu yang diperlukan agar dapat beroperasi.

Carbon Cub ULT. Foto: CubCrafters
Carbon Cub ULT. Foto: CubCrafters

Dalam evaluasi yang dilakukan dengan prototipe, konsumsi bahan bakarnya berada di kisaran 26,5 liter per jam pada 75% tenaga dan mencapai sekitar 37,8 liter per jam pada tenaga maksimum. Menurut produsen, tingkat efisiensinya sebanding dengan pesawat sejenis yang menggunakan mesin piston, meskipun pesawat ini memakai turbin.

Carbon Cub ULT dapat menggunakan bahan bakar seperti Jet A dan diesel penerbangan, sehingga memperluas pilihan pengisian bahan bakar di wilayah tempat avgas mahal atau sulit ditemukan. Interval yang direncanakan antara overhaul mesin adalah 3.000 jam.

Performa untuk landasan yang tidak dipersiapkan

Meskipun menggunakan mesin baru, ULT tetap mempertahankan konsep STOL, singkatan yang digunakan untuk pesawat yang mampu lepas landas dan mendarat dalam jarak pendek. Dalam kondisi ideal, CubCrafters memperkirakan jarak luncur lepas landas sekitar 15 meter dan jarak pendaratan sekitar 27 meter.

Spesifikasi awal juga mencantumkan kecepatan jelajah lebih dari 209 km/jam, jangkauan yang diperkirakan mencapai 1.098 kilometer, dan durasi penerbangan hingga 5,2 jam. Berat maksimum lepas landas adalah 846 kilogram, sedangkan kapasitas muatan yang diperkirakan mencapai 447 kilogram. Angka-angka ini masih dapat berubah selama program pengujian.

Carbon Cub ULT. Foto: CubCrafters
Carbon Cub ULT. Foto: CubCrafters

Kabin memiliki dua tempat duduk dalam konfigurasi tandem, dengan satu penumpang duduk di belakang penumpang lainnya, serta instrumen Garmin dan layar khusus untuk memantau mesin turboprop.

Aturan baru untuk pilot olahraga

CubCrafters menyatakan bahwa ULT akan menjadi pesawat turboprop pertama yang diproduksi di Amerika Serikat dan dapat dioperasikan oleh pilot dalam kategori Sport Pilot berdasarkan aturan MOSAIC terbaru dari Administrasi Penerbangan Federal Amerika Serikat.

Pada tahap awal, unit-unit tersebut akan dikirim dalam kategori eksperimental buatan amatir. Perusahaan kemudian berencana mendapatkan persetujuan yang diperlukan untuk menawarkan pesawat lengkap sesuai dengan peraturan yang berlaku bagi pesawat olahraga ringan.

Presentasi publik Carbon Cub ULT dijadwalkan berlangsung di EAA AirVenture Oshkosh 2026, acara yang diselenggarakan pada 20 hingga 26 Juli di negara bagian Wisconsin, Amerika Serikat. Pengiriman pertama kepada pelanggan diperkirakan berlangsung pada paruh kedua 2027.

Harga dasarnya ditetapkan sebesar US$ 690 ribu, menjadikan ULT sebagai pesawat termahal yang pernah ditawarkan oleh CubCrafters. Produsen tersebut telah mulai menerima uang muka untuk memesan posisi dalam antrean produksi.

+ Mercedes-AMG CLA 45 listrik meluncur dengan tenaga 680 hp dan akselerasi setara supercar

Sumber dan gambar: CubCrafters Aircraft. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.

Back to top