
Angkatan Darat Inggris telah menerima kendaraan lapis baja Boxer ke-100, menandai tahap penting lainnya dalam program modernisasi armada mekanisnya.
Diproduksi di Inggris melalui kemitraan antara RBSL dan KNDS UK, kendaraan ini merupakan bagian dari proyek internasional yang dikoordinasikan oleh OCCAR dan konsorsium ARTEC, yang juga melibatkan Rheinmetall. Program ini juga memperkuat industri nasional dengan mendukung ratusan pekerjaan berkualifikasi tinggi di berbagai wilayah negara tersebut.

Awalnya dikembangkan oleh Jerman dan Belanda, Boxer menonjol berkat konsep modularnya, yang memungkinkan sasis yang sama digunakan dalam berbagai versi operasional. Saat ini, varian untuk pengangkut infanteri, komando, ambulans, dan dukungan khusus sedang diproduksi, sementara konfigurasi baru diperkirakan akan ditambahkan di masa mendatang. Secara total, Angkatan Darat Inggris telah memesan lebih dari 600 unit, yang akan menggantikan kendaraan lapis baja lama Warrior dan FV432.
Perwakilan pemerintah dan industri menyebut pengiriman ini sebagai tonggak penting bagi sektor pertahanan Inggris. Menurut mereka, program ini berkontribusi pada transfer teknologi, memperluas kapasitas industri Inggris, dan memperkuat rantai pemasok lokal, selain menjaga kompetensi strategis dalam manufaktur maju dan menciptakan kondisi untuk ekspor kendaraan ini di masa depan.

Namun, perjalanan Boxer di Inggris ditandai oleh perubahan arah. Meskipun negara tersebut ikut serta dalam pengembangan awal platform ini, Inggris meninggalkan proyek tersebut pada 2003 dan baru kembali pada 2018. Sejak saat itu, lini produksi telah dibentuk di Telford dan Stockport untuk menjamin produksi nasional kendaraan lapis baja tersebut, memperkuat kapasitas industri yang dianggap strategis untuk beberapa dekade mendatang.
100th Boxer has rolled off the production line.
Manufactured in the UK at @RH_BAES_Land in Telford and @WFEL_bridges in Stockport, this milestone represents supply chain excellence and the UK’s ability to produce world-class armoured vehicles. 🇬🇧
🔗 https://t.co/Xf5Wnwja0M pic.twitter.com/SW8vxXEl0W
— National Armaments Director Group (@UKArmaments) June 25, 2026
Sumber dan gambar: Kementerian Pertahanan Britania Raya – X @DefenceHQ | RBSL – X @RH_BAES_Land | Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial
