
Produsen asal Kanada Roshel mengumumkan perluasan jajaran kendaraan lapis bajanya dengan model MRAP baru (Mine Resistant Ambush Protected), kategori yang dikembangkan untuk tahan terhadap ranjau darat dan serangan dengan bahan peledak rakitan.
Menurut informasi yang dipublikasikan oleh situs Defence Blog, kendaraan baru tersebut diperkenalkan selama CANSEC 2026, salah satu pameran pertahanan utama di Kanada.
Admiral MRAP merupakan bagian dari strategi Roshel untuk memperluas katalog platform militernya setelah meningkatnya permintaan global terhadap kendaraan lapis baja untuk konflik berintensitas tinggi. Perusahaan ini mendapat sorotan internasional dalam beberapa tahun terakhir karena memasok ratusan kendaraan ke Ukraina.
Model MRAP milik Roshel menggunakan lambung berbentuk “V”, yang dirancang untuk mengalihkan gelombang kejut dari ledakan dan meningkatkan keselamatan awak saat menghadapi serangan ranjau dan IED. Kendaraan ini juga dilengkapi suspensi yang diperkuat, penggerak semua roda, serta kemampuan beroperasi di medan yang sulit.

Perusahaan ini sudah memproduksi varian Senator MRAP yang ditujukan untuk transportasi pasukan, evakuasi medis, operasi kepolisian, dan misi khusus. Platform baru yang diperkenalkan pada 2026 ini memperkuat fokus Roshel pada solusi modular dan adaptif untuk angkatan bersenjata serta lembaga keamanan.
+ Honda CRF450R 2027 Mendapat Pembaruan Terbesar dalam Lebih dari Satu Dekade
Foto: Reproduksi / Defence Blog. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan telah ditinjau oleh tim editorial.
