
Lituania mengumumkan pembelian 936 kendaraan lapis baja Patria 6×6 dari Finlandia sebagai bagian dari upaya besar untuk memperkuat angkatan bersenjatanya di tengah meningkatnya ketegangan keamanan di Eropa Timur.
Menurut situs Defence Blog, kesepakatan tersebut ditandatangani antara Dewan Pertahanan Negara Lituania dan produsen asal Finlandia, Patria. Kendaraan-kendaraan itu akan diproduksi secara lokal melalui kerja sama dengan perusahaan-perusahaan Lituania, sehingga memperluas keterlibatan industri nasional dalam program militer tersebut.
Kendaraan lapis baja baru ini akan digunakan terutama untuk pengangkutan pasukan dan misi dukungan operasional. Model Patria 6×6 dikenal karena mobilitasnya di medan sulit, perlindungan balistik, serta kemampuannya untuk disesuaikan dengan berbagai fungsi militer.
Akuisisi ini merupakan bagian dari inisiatif multinasional Common Armoured Vehicle System (CAVS), yang dipimpin oleh Finlandia dan telah diikuti oleh negara-negara seperti Swedia, Latvia, dan Jerman. Program ini bertujuan untuk menstandarkan kendaraan militer di antara sekutu Eropa serta mengurangi biaya pengembangan dan perawatan.
“Tim Patria telah bekerja dengan industri Lituania selama lebih dari satu tahun, dan kerja sama tersebut sangat positif dan aktif,” kata Jussi Järvinen, kepala bidang bisnis Protected Mobility di Patria.

“Kami sangat senang dengan keputusan Lituania untuk memilih platform kendaraan lapis baja Patria 6×6 melalui partisipasi dalam CAVS. Tujuan kami adalah membangun kemitraan jangka panjang dengan Lituania.”
Otoritas Lituania menyatakan bahwa penguatan militer ini merupakan respons langsung terhadap situasi keamanan di kawasan tersebut setelah invasi Rusia ke Ukraina. Negara itu, yang merupakan anggota NATO dan berbatasan dengan Belarus serta enklave Rusia Kaliningrad, telah meningkatkan investasi pertahanannya dalam beberapa tahun terakhir.
Sumber dan gambar: Lithuanian MOD – X @Lithuanian_MoD | Patria Group – @group_patria. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.
