Pentagon merilis video objek yang ditembak jatuh oleh F-16 di atas Danau Huron pada 2023

Rudal AIM-9X ditembakkan oleh F-16. Foto ilustrasi: USAF
Rudal AIM-9X ditembakkan oleh F-16. Foto ilustrasi: USAF

Pentagon merilis gambar baru dari objek yang ditembak jatuh oleh jet tempur F-16 milik Garda Udara Nasional Amerika Serikat di atas Danau Huron, yang terletak di antara negara bagian Michigan dan provinsi Ontario di Kanada, pada Februari 2023.

Target tersebut awalnya diklasifikasikan sebagai “UAP“, singkatan yang digunakan untuk fenomena udara tak dikenal, namun berdasarkan analisis gambar yang baru dirilis, objek itu kemungkinan hanyalah sebuah balon. Objek tersebut terbang di ketinggian sekitar 20 ribu kaki dan dianggap sebagai ancaman bagi pesawat komersial yang beroperasi di wilayah tersebut.

Pentagon merilis video objek yang ditembak jatuh oleh F-16 di atas Danau Huron pada 2023
Pentagon merilis video objek yang ditembak jatuh oleh F-16 di atas Danau Huron pada 2023 (Department of War)

Insiden tersebut terjadi hanya beberapa hari setelah penembakan balon China terkenal yang melintasi wilayah Amerika Serikat sebelum dihancurkan oleh F-22 Raptor di atas Samudra Atlantik. Pada periode yang sama, dua objek lain juga ditembak jatuh di atas Alaska dan Yukon di Kanada, meningkatkan kekhawatiran pihak berwenang terhadap kemungkinan ancaman udara yang tidak dikenal. Beberapa laporan saat itu sudah menyebutkan bahwa objek-objek kecil tersebut kemungkinan juga merupakan balon.

Gambar baru yang dirilis merupakan bagian dari program PURSUE, sebuah inisiatif yang dibuat untuk membuka materi yang telah dideklasifikasi terkait pertemuan dengan UAP. Menurut All-domain Anomaly Resolution Office (AARO), video tersebut direkam oleh sensor inframerah pesawat militer. Dalam gambar terlihat objek terkena dan pecah di udara setelah terkena rudal AIM-9X yang ditembakkan oleh F-16.

Para ahli menunjukkan bahwa detail yang terlihat dalam video, seperti kabel yang menggantung di bawah objek dan cara objek itu pecah, memperkuat hipotesis bahwa benda tersebut adalah balon. Meski demikian, kasus ini masih dipenuhi spekulasi, terutama karena rendahnya kualitas gambar yang dirilis. Para analis menyoroti bahwa sensor modern yang dipasang pada jet tempur generasi terbaru seharusnya mampu menghasilkan rekaman yang jauh lebih jelas, sesuatu yang terus memicu keraguan dan teori mengenai apa yang disebut UAP.

+ Turki meluncurkan korvet LMS Batch-2 pertama milik Angkatan Laut Malaysia di Istanbul

Sumber: The Aviationist | Foto: Department of War | Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial

Back to top