
Turki berencana mengembangkan versi angkatan laut dari jet latih dan serang ringan HÜRJET untuk dioperasikan di kapal induk masa depan MUGEM, yang saat ini sedang dikembangkan untuk Angkatan Laut Turki.
Informasi tersebut diungkapkan oleh portal Ukraina Militarnyi, berdasarkan pernyataan pejabat dan materi yang dipresentasikan oleh industri pertahanan Turki.
Model baru ini akan menerima modifikasi struktural untuk mendukung operasi di kapal induk, termasuk roda pendaratan yang diperkuat, kait penahan pendaratan, dan penyesuaian agar tahan terhadap korosi laut. Pesawat ini diharapkan mampu menjalankan misi pelatihan maupun tempur ringan dari kapal induk Turki di masa depan.
MUGEM merupakan proyek kapal induk terbesar Turki dan diperkirakan akan mengoperasikan kombinasi pesawat berawak dan drone tempur. Sistem yang direncanakan untuk integrasi mencakup drone Bayraktar TB3, jet tanpa awak Kızılelma, dan kini kemungkinan versi kapal induk dari HÜRJET.

Dikembangkan oleh Turkish Aerospace Industries (TAI), HÜRJET melakukan penerbangan pertamanya pada tahun 2023 dan awalnya dirancang sebagai pesawat latih supersonik canggih serta pesawat serang ringan. Program ini dianggap sebagai salah satu pilar strategi Turki untuk mengurangi ketergantungan pada pemasok asing di sektor kedirgantaraan militer.

+ Kimera K39 baru memadukan desain retro dengan mesin V8 biturbo dari Koenigsegg
Foto: TRT. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan telah ditinjau oleh tim editorial.
