Kratos menguji Firejet Mk1 dan meluncurkan drone jet taktis dengan harga di bawah US$ 500 ribu

Kratos menguji Firejet Mk1 dan meluncurkan drone jet taktis dengan harga di bawah US$ 500 ribu
Kratos menguji Firejet Mk1 dan meluncurkan drone jet taktis dengan harga di bawah US$ 500 ribu (X @KratosDefense)

Kratos mengumumkan selesainya penerbangan pertama Mk1 Firejet baru, sebuah drone bertenaga jet yang dilengkapi mesin J85 dan dikembangkan melalui kerja sama dengan Angkatan Darat Amerika Serikat.

Kabar ini menandai masuknya perusahaan ke segmen pesawat nirawak taktis berperforma tinggi dengan biaya di bawah US$ 500 ribu, memposisikan model tersebut sebagai opsi yang lebih terjangkau di pasar militer.

Firejet baru hadir sebagai evolusi dari versi klasik, yang telah digunakan selama lebih dari satu dekade, dan membawa peningkatan signifikan pada jangkauan, kecepatan, daya tahan terbang, serta kemampuan menanjak. Selain itu, penggunaan mesin yang diproduksi di Amerika Serikat mengurangi risiko dalam rantai pasok, faktor yang semakin relevan di tengah meningkatnya permintaan peralatan militer akibat konflik-konflik terbaru.

Perusahaan juga menyoroti perluasan kapasitas industrinya, dengan fasilitas Spartan meningkatkan produksi mesin J85 hingga ribuan unit per tahun. Tujuannya adalah memenuhi kebutuhan yang terus meningkat untuk penggantian drone oleh Amerika Serikat dan negara-negara sekutu, yang persediaannya telah menurun dalam beberapa tahun terakhir.

Poin strategis lainnya adalah kemungkinan Mk1 Firejet beroperasi dalam konsep Collaborative Combat Aircraft (CCA), terbang bersama jet tempur berawak dalam misi taktis. Dengan harga yang kompetitif dan fokus pada produksi skala besar, model ini mencerminkan tren yang lebih luas di angkatan bersenjata AS untuk berinvestasi pada sistem nirawak yang efisien, cepat diproduksi, dan memiliki biaya yang lebih terkendali.

+ Black Widow: drone 1,6 kg dapat memandu serangan F-35 secara real time

Sumber: Defence Blog | Foto: X @KratosDefense | Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial

Back to top