Dua Pesawat dari USS Nimitz Jatuh pada Hari yang Sama di Laut Cina Selatan

F/A-18F Super Hornet lepas landas dari kapal induk USS Nimitz – Foto ilustrasi: Wikimedia
F/A-18F Super Hornet lepas landas dari kapal induk USS Nimitz – Foto ilustrasi: Wikimedia

Sebuah jet tempur F/A-18F Super Hornet dan helikopter MH-60R Sea Hawk yang ditugaskan di kapal induk USS Nimitz (CVN-68) jatuh di Laut Cina Selatan pada hari Minggu (26) dalam dua insiden terpisah, menurut laporan USNI News.

Menurut pernyataan Armada Pasifik AS, kecelakaan pertama terjadi sekitar pukul 14.45 waktu setempat, ketika sebuah helikopter MH-60R Sea Hawk dari skuadron “Battle Cats” (HSM-73) jatuh saat melakukan operasi rutin dari USS Nimitz.

“Tim pencarian dan penyelamatan dari Carrier Strike Group 11 berhasil mengevakuasi ketiga awak dengan selamat,” bunyi pernyataan resmi tersebut.

+ Video: Brigade Lintas Udara Ukraina mengadopsi kendaraan tempur M2 Bradley dengan perlindungan anti-drone

Sekitar 30 menit kemudian, pukul 15.15, sebuah jet tempur dua kursi F/A-18F Super Hornet milik skuadron “Fighting Redcocks” (VFA-22) juga jatuh di perairan Laut Cina Selatan saat beroperasi dari kapal induk yang sama.

Helikopter MH-60R Seahawk Angkatan Laut AS dari Skuadron Serangan Maritim Helikopter (HSM) 75 terbang di atas kapal induk USS Nimitz (CVN 68) pada 21 Juni 2013
Helikopter MH-60R Seahawk Angkatan Laut AS dari Skuadron Serangan Maritim Helikopter (HSM) 75 terbang di atas kapal induk USS Nimitz (CVN 68) pada 21 Juni 2013

“Kedua pilot berhasil melontarkan diri dan juga berhasil diselamatkan oleh tim pencarian dan penyelamatan dari Carrier Strike Group 11,” tambah pernyataan tersebut.

Kelima anggota militer yang terlibat dinyatakan selamat dan dalam kondisi stabil. Penyebab kedua kecelakaan tersebut masih dalam penyelidikan.

USS Nimitz saat ini berada pada tahap akhir dari penugasan terakhirnya sebelum kembali ke pantai barat Amerika Serikat.

Kelompok tempur kapal induk ini berangkat pada 26 Maret dan beroperasi di Timur Tengah selama musim panas sebagai bagian dari tanggapan AS terhadap serangan Houthi terhadap kapal dagang. Nimitz memasuki Laut Cina Selatan pada 17 Oktober.

Sumber: USNI News. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan telah ditinjau oleh tim editorial.

Back to top