
Kementerian Krisis Iklim dan Perlindungan Sipil Yunani telah menandatangani kontrak dengan Airbus Helicopters untuk pengadaan delapan helikopter H215, dengan opsi tambahan dua unit, guna memperkuat upaya pemadaman kebakaran hutan di seluruh wilayah Yunani.
Pesanan ini dilakukan melalui proses lelang yang dipimpin oleh Dana Pengembangan Nasional Yunani (Growthfund), dengan dukungan dari dua dana Eropa, dan termasuk dalam Program Nasional “Aegis” yang bertujuan meningkatkan kapasitas operasional layanan perlindungan sipil negara tersebut.
+ Kapal Selam Nuklir Inggris dengan DNA Prancis? Pahami Polemik Baja Impor
Kontrak akan dijalankan dengan model “pemerintah sebagai pemilik, operator sebagai kontraktor” (GO-CO), di mana Airbus Helicopters akan bekerja sama dengan operator berpengalaman dalam pemadaman kebakaran udara, yaitu Airtelis dan SAF Hélicoptères.
H215 termasuk dalam keluarga Super Puma yang terkenal, dengan lebih dari 1.100 unit telah dikirimkan dan lebih dari 6 juta jam terbang tercatat. Helikopter ini dilengkapi dengan autopilot empat sumbu (sama seperti H225), memungkinkan operasi pemadaman kebakaran baik siang maupun malam. Jangkauannya sekitar 540 mil laut, daya tahan terbang lebih dari dua jam, dan mampu membawa hingga 19 petugas pemadam kebakaran.
Selain itu, helikopter ini dapat dikonfigurasi dengan ember gantung (Bambi Bucket) atau tangki ventral tetap, serta merupakan salah satu dari sedikit helikopter berat dalam produksi yang memiliki sertifikasi sipil internasional — menjadikannya aset penting bagi negara mana pun yang ingin memperkuat kemampuan pemadaman kebakaran dari udara.
SAF Aerogroup, yang terlibat dalam pengoperasian, memiliki pengalaman dalam misi-misi kompleks seperti penyelamatan di pegunungan, layanan udara medis, dan misi kemanusiaan. Pada tahun 2024, perusahaan ini telah mengoperasikan helikopter H215 di Yunani melalui program Eropa RescEU. Airtelis, operator asal Prancis dengan pengalaman lebih dari 60 tahun yang diwarisi dari RTE, telah memperluas layanannya di luar sektor energi ke bidang tanggap darurat dan kebakaran, baik secara nasional maupun internasional.
Sumber dan gambar: Airbus. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.
