
Volvo dikabarkan sedang menyiapkan pembaruan yang lebih menyeluruh untuk XC60, kendaraan terlarisnya secara global, hanya satu tahun setelah peluncuran facelift model 2026. Informasi ini berasal dari situs Automotive News.
Menurut laporan tersebut, pembaruan utama kemungkinan akan hadir pada versi plug-in hybrid T8. SUV ini dapat menerima baterai yang jauh lebih besar, sehingga meningkatkan jarak tempuh dalam mode sepenuhnya listrik menjadi sekitar 160 km, sebuah lonjakan besar dibandingkan dengan estimasi EPA saat ini yang berada di angka 56 km.

Jika informasi ini terkonfirmasi, model tersebut akan melampaui para pesaing seperti Mercedes-Benz GLC 350e, yang saat ini menawarkan jarak tempuh listrik sekitar 87 km.
Selain perubahan mekanis, XC60 diperkirakan akan menerima tampilan baru. Prototipe berkamuflase yang terlihat sedang diuji di Eropa menunjukkan lampu depan yang lebih ramping, grille yang didesain ulang, serta elemen gaya yang terinspirasi dari lini listrik masa depan Volvo. Interiornya juga dapat mengadopsi solusi teknologi yang selaras dengan SUV listrik masa depan Volvo EX60.

Pembaruan ini akan lebih mendalam dibandingkan dengan yang dilakukan untuk model tahun 2026, yang hanya membawa perubahan kecil, seperti grille depan baru dan layar multimedia yang lebih besar. Volvo tampaknya berupaya menjaga XC60 tetap kompetitif di salah satu segmen paling ketat di pasar premium, sambil mempersiapkan generasi baru untuk akhir dekade ini.
Laporan tersebut juga menyoroti bahwa produksi XC60 di Amerika Serikat diperkirakan akan dimulai pada bulan Januari di pabrik Volvo di South Carolina. Fasilitas tersebut sudah memproduksi model listrik EX90 dan Polestar 3, dan diperkirakan akan memainkan peran penting dalam strategi merek untuk pasar Amerika Utara.
+ Video: Rafale Prancis mencegat enam pesawat Rusia selama misi NATO di Baltik
+ Paus Leo XIV disambut oleh Raja Felipe VI, Ratu Letizia, dan kedua putri mereka di Madrid
Foto: Volvo. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan telah ditinjau oleh tim editorial.
