
Sebuah video baru yang dirilis oleh Brigade Serbu ke-3 Ukraina memperlihatkan sistem rudal pertahanan udara improvisasi Dragon H73 beraksi, menggunakan rudal udara-ke-udara R-73 yang telah dimodifikasi untuk penggunaan darat-ke-udara.
+ Tonton video yang dirilis oleh brigade
Dragon H73 adalah sistem jarak pendek yang dipasang di atas kendaraan taktis HMMWV (juga dikenal sebagai Humvee), dilengkapi dengan dua rudal R-73 yang awalnya dirancang untuk jet tempur. Dalam konfigurasi barunya, proyektil tersebut telah disesuaikan untuk berfungsi sebagai rudal darat-ke-udara, ditujukan pada drone, pesawat rendah, dan target udara taktis lainnya.
+ Dokumen CIA Ungkap Dugaan Konfrontasi antara Tentara Soviet dan Alien di Siberia
Menurut Brigade Serbu ke-3 — yang dikenal luas dengan nama “Azov” — sistem ini terbukti efektif dalam menetralkan drone pengintai dan serang, seperti Shahed-136 buatan Iran, serta mampu beroperasi baik siang maupun malam hari.
Fakta menarik: nama “H73” merupakan kombinasi dari rudal R-73 dan basis kendaraan HMMWV — sebuah solusi yang sepenuhnya dikembangkan secara lokal oleh Ukraina.
+ Tank Baru M-2020 Diungkap Selama Inspeksi Kim Jong-un di Pabrik Militer
Dragon H73 adalah sistem keempat yang menggunakan rudal R-73 secara adaptif — bersama dengan kapal nirawak Magura, sistem Inggris Gravehawk, dan versi modifikasi dari sistem Soviet OSA. Menurut sumber militer Ukraina, penggunaan berulang R-73 disebabkan oleh ketersediaan stok yang melimpah, terutama di tengah kelangkaan senjata Barat yang lebih canggih.
Pertahanan kreatif di masa perang
Kemunculan Dragon H73 merupakan contoh lain dari kreativitas Angkatan Bersenjata Ukraina dalam perang melawan Rusia, dengan mengadaptasi senjata udara ke platform darat untuk mempertahankan kemampuan pertahanan udara yang aktif dan mobile.
Kombinasi antara kesederhanaan, mobilitas, dan ketersediaan menjadikan Dragon H73 solusi yang efektif dan hemat biaya untuk pertempuran jarak pendek — khususnya terhadap ancaman ringan dan berkecepatan rendah.
Sumber dan gambar: Brigade Serbu ke-3 “Azov” / Telegram @ab3army. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.
