
Turki Berhasil Menguji Bom 227 kg terhadap Target Bergerak. X @aselsan
Perusahaan pertahanan Turki ASELSAN berhasil melakukan uji coba bom udara presisi tinggi terbaru mereka, GÖZDE, yang menunjukkan efektivitasnya dalam menghancurkan target bergerak berkecepatan tinggi. Informasi ini diumumkan melalui halaman resmi perusahaan di platform X.
+ Klik di sini untuk menonton video
Pada tahap uji coba ini, Angkatan Udara Turki menggunakan jet tempur F-16, yang meluncurkan bom presisi GÖZDE ke arah target yang bergerak. Tujuan utama uji coba ini adalah untuk memvalidasi respons efektif dari sistem hulu ledak semi-aktif dalam menargetkan sasaran yang bergerak dengan cepat.
+ Video: “Werewolf” – Drone FPV Tercepat di Ukraina
Hasilnya, bom berhasil mengenai target dengan presisi tinggi, menggunakan pod yang memungkinkan penunjukan target dengan laser untuk mengarahkan jalur penerbangan amunisi.
Teknologi dan Pengembangan
Meskipun bom presisi GÖZDE berbasis pada Mk 82 seberat 227 kg yang umum digunakan, sistem ini bukan sepenuhnya buatan Turki. Model aslinya diproduksi di bawah lisensi Amerika dan mewakili jenis bom udara jatuh bebas yang banyak digunakan dalam operasi militer. Namun, kit presisi tinggi GÖZDE sepenuhnya dikembangkan oleh para ahli ASELSAN dan merupakan peningkatan signifikan dalam kemampuan serangan udara Turki.
+ Video: Carla Bruni Mengejutkan Internet dengan Petualangannya dalam Pole Dance
Sistem ini merupakan analog dari kompleks Amerika Paveway, yang menggunakan sinar laser yang dipantulkan untuk melacak target, dideteksi oleh hulu ledak semi-aktif. Selain itu, kit ini dilengkapi dengan sistem inersia yang memungkinkan bom tetap berada di jalurnya bahkan jika sinyal laser terputus sesaat, serta unit GPS yang meningkatkan akurasi serangan.
Ekspansi ke Kaliber Bom Lain
Saat ini, kit GÖZDE kompatibel dengan bom Mk 82 seberat 227 kg, tetapi para pengembang ASELSAN berencana untuk memperluas aplikasinya ke amunisi dengan kaliber lebih besar, seperti bom 500 kg dan 1000 kg. Selain itu, sistem ini dapat digunakan dengan berbagai jenis hulu ledak berpemandu, meningkatkan fleksibilitasnya di medan perang.
Dengan kemajuan ini, Turki semakin memperkuat kemampuan serangan udaranya dan kembali menunjukkan pertumbuhan industrinya dalam pengembangan teknologi pertahanan militer canggih.
Sumber dan gambar: mil.in.ua / X @aselsan.
Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan telah ditinjau oleh tim editorial.
