
Menanggapi serangan Ukraina yang menghancurkan puluhan pembom Rusia pada awal Juni, Angkatan Udara Rusia meluncurkan penerbangan strategis dengan pembom Tu-22M3 di atas Laut Baltik.
+ Klik di sini untuk menonton videonya
Aksi ini menandai penggunaan pertama jenis pesawat ini sejak serangan Ukraina terhadap pangkalan udara di Siberia dan Rusia utara.
Rincian operasi

+ Video Mengejutkan Menunjukkan Helikopter Bell 407 Menabrak Hanggar Saat Lepas Landas
Menurut Kementerian Pertahanan Rusia, pembom Tu-22M3 melakukan penerbangan terencana di wilayah udara di atas perairan netral Laut Baltik yang berlangsung lebih dari empat jam.
Pada bagian tertentu dari rute, pesawat Tu-22M3 didampingi oleh jet tempur dari negara lain — menurut pernyataan, kemungkinan dari negara-negara anggota NATO.
Konteks strategis

Penerbangan ini menjadi isyarat normalisasi operasional setelah serangan Ukraina pada 1 Juni, di mana drone menghancurkan atau merusak sekitar 40 pesawat Rusia, termasuk Tu-22M3, Tu-95MS, dan Tu-160.
Selain itu, pemerintah Rusia menekankan bahwa patroli semacam ini merupakan kegiatan rutin, dengan penerbangan reguler di atas perairan netral di Kutub Utara, Atlantik Utara, Pasifik, Laut Baltik, dan Laut Hitam.
Semua penerbangan diklaim mematuhi secara ketat peraturan internasional tentang wilayah udara.
Sumber dan gambar: Kementerian Pertahanan Rusia. Telegram @mod_russia. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan telah ditinjau oleh tim editorial.
