
Polandia telah menerima tiga jet tempur F-35A Lightning II pertama yang akan dioperasikan di wilayahnya, menandai langkah penting dalam program modernisasi Angkatan Udara Polandia.
Pesawat-pesawat tersebut, yang dikenal di negara itu sebagai F-35PL Husarz, tiba di Pangkalan Udara Taktis ke-32 di Łask, Polandia tengah, pada 22 Mei 2026. Jet-jet itu merupakan bagian dari total 32 unit pesawat yang dipesan Polandia dari Lockheed Martin. Kedatangan tersebut dikonfirmasi oleh media khusus dan pers Polandia.
Tiga jet tempur yang dikirim ke negara itu diidentifikasi dengan nomor seri 3509, 3510, dan 3511. Pesawat-pesawat tersebut berangkat dari fasilitas produksi Lockheed Martin di Fort Worth, Texas, dan menuju Polandia dengan singgah di Azores, didukung oleh pesawat tanker KC-46A Pegasus milik Angkatan Udara Amerika Serikat.

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Pertahanan Nasional Polandia menegaskan bahwa kedatangan F-35PL menandai masuknya negara tersebut ke dalam kelompok negara yang mengoperasikan jet tempur generasi kelima. Menurut kementerian, kemampuan rendah terdeteksi dari pesawat ini dianggap sebagai elemen penting untuk misi dalam skenario pertahanan udara tingkat lanjut.
+ Video memperlihatkan kedatangan jet tempur F-35A Husarz di Polandia
Sebelum tiba di Łask, F-35A Polandia pertama telah dikirim ke Pangkalan Garda Nasional Udara Ebbing di Arkansas, tempat pesawat-pesawat itu digunakan untuk pelatihan pilot dan kru pemeliharaan. Dengan dimulainya pengiriman di wilayah Polandia, program ini akan berlanjut dengan kedatangan pesawat tambahan dalam beberapa tahun mendatang.

Di Angkatan Udara Polandia, F-35A diperkirakan akan secara bertahap menggantikan MiG-29 lama buatan Soviet yang masih tersisa dalam armada. Modernisasi ini juga mencakup pembelian persenjataan yang kompatibel dengan pesawat baru tersebut, termasuk rudal udara-ke-udara jarak pendek dan menengah, serta sistem udara-ke-darat jarak jauh.

Di antara persenjataan yang terkait dengan program ini adalah AIM-9X Block II Sidewinder, AIM-120D-3 AMRAAM, AGM-158B-2 JASSM-ER, dan AGM-88G AARGM-ER. Kombinasi tersebut memperkuat niat Polandia untuk memperluas kemampuan pertahanan udara, daya tangkal, dan integrasi dengan sekutu NATO.
Kedatangan F-35A pertama di Łask terjadi pada saat Polandia meningkatkan investasi besar-besaran di bidang pertahanan, di tengah penataan ulang keamanan Eropa setelah perang di Ukraina dan peningkatan kehadiran militer NATO di sisi timur aliansi tersebut.
Sumber dan gambar: Kementerian Pertahanan Nasional Polandia | Ministerstwo Obrony Narodowej X @KosiniakKamysz. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.
