
Angkatan Laut Jerman mencapai tonggak penting dengan penerbangan perdana pesawat patroli maritim Boeing P-8A Poseidon. Kantor Federal Jerman untuk Peralatan, Teknologi Informasi, dan Dukungan Layanan (BAAINBw) mengonfirmasi keberhasilan operasi ini dalam pernyataan resmi.
Penerbangan dilakukan di pabrik Boeing di Renton, Washington, dan merupakan tahap penting dalam proses produksi serta integrasi sistem pesawat. Setelah uji coba awal, P-8A Poseidon akan dipindahkan ke fasilitas Boeing di Everett, AS, untuk pemasangan sistem misi tambahan serta modifikasi lebih lanjut.
+ Tonton video penerbangan perdana P-8A Poseidon
Jerman telah memesan delapan unit P-8A Poseidon melalui program Penjualan Militer Asing (FMS) Amerika Serikat. Pembelian dilakukan dalam dua tahap: tahap pertama mencakup lima pesawat, diikuti dengan pemesanan tambahan tiga unit.
Pengiriman awalnya dijadwalkan antara Agustus 2025 dan Maret 2028, tetapi penundaan dalam jalur produksi Boeing akibat pemogokan tenaga kerja dapat berdampak pada jadwal pengiriman.
Armada baru ini akan menggantikan pesawat lama Lockheed Martin P-3C Orion, yang secara signifikan akan meningkatkan kemampuan Jerman dalam pengawasan maritim dan peperangan anti-kapal selam.

Integrasi dengan Pasukan Inggris dan Amerika
Sebagai bagian dari perjanjian bilateral antara Jerman dan Inggris, beberapa pesawat akan ditempatkan di Pangkalan RAF di Lossiemouth, Skotlandia. Di sana, operasi bersama akan dilakukan dengan kru Inggris dan Amerika yang juga mengoperasikan Poseidon.
P-8A Poseidon, yang diproduksi oleh Boeing, adalah salah satu pesawat paling canggih dalam misi patroli maritim, dengan keunggulan pada sensor berteknologi tinggi dan kapasitas muatan amunisi.
Fungsinya mencakup peperangan anti-kapal selam, intelijen, pengawasan, pengintaian, serta pencarian dan penyelamatan. Saat ini, lebih dari 30 unit P-8A Poseidon beroperasi di tujuh negara dengan total lebih dari 300.000 jam terbang.
Ekspansi P-8A di Eropa
Dengan diadopsinya P-8A Poseidon, Jerman akan menjadi negara Eropa ketiga yang mengoperasikan pesawat ini, setelah Inggris dan Norwegia. Negara lain seperti Denmark, Belanda, dan Italia juga sedang mempertimbangkan untuk membeli model ini guna memodernisasi armada patroli maritim mereka.
Foto dan video: Boeing / BAAINBw / Bundeswehr. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan telah ditinjau oleh tim editorial.
