
Beijing, 23 Juli – Dalam langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya, Akademi Angkatan Laut Dalian dan Universitas Penerbangan Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok (PLA) baru-baru ini melakukan latihan gabungan koordinasi kapal-pesawat dalam skenario pertempuran siang dan malam.
Operasi ini menandai pertama kalinya dua akademi angkatan laut PLA menyelenggarakan pelatihan terintegrasi dengan fokus pada taktik tempur yang realistis.
Selama kegiatan tersebut, Akademi Angkatan Laut Dalian mengerahkan sejumlah kapal, sementara Universitas Penerbangan Angkatan Laut mengoperasikan berbagai jenis helikopter berbasis kapal.
+ Klik di sini untuk menonton videonya
Pasukan bertindak secara terkoordinasi dalam serangkaian operasi taktis, termasuk pencarian dan penyelamatan tempur (SAR), identifikasi target, dan penentuan posisi strategis.
+ Ukraina Kehilangan Mirage 2000 Pertamanya akibat Gangguan saat Terbang, Pilot Berhasil Diselamatkan
Menurut komando latihan, kapal dan pesawat menjalankan misi secara bersamaan dalam kondisi laut yang menantang, menunjukkan tingkat integrasi dan efisiensi yang tinggi.
Sementara kapal menyediakan data penentuan target, helikopter memberikan dukungan udara terus-menerus, mensimulasikan situasi pertempuran yang realistis.
Berdasarkan hasil dari fase awal ini, kedua akademi berencana untuk melanjutkan ke pelatihan yang lebih kompleks, termasuk operasi seperti pengisian bahan bakar vertikal (VERTREP), pengisian bahan bakar di udara antarhelikopter, dan misi SAR terkoordinasi dengan beberapa pesawat.
Latihan ini memperkuat sinergi yang berkembang antara angkatan laut dan udara PLA dan mewakili tonggak baru dalam pelatihan taktis terintegrasi di antara akademi militer Tiongkok.
Sumber dan gambar: China Military | Instagram: @china_bugle. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.
