
Anggota awak berusia 28 tahun diduga mengalami radang usus buntu akut dan dievakuasi dari kapal menggunakan derek sebelum dibawa ke rumah sakit di Chukotka
Sebuah helikopter Mi-8 milik Layanan Ambulans Udara Nasional Rusia menyelamatkan seorang pelaut yang membutuhkan perawatan medis darurat di atas kapal penangkap ikan di Laut Bering.

Pasien berusia 28 tahun tersebut merupakan anggota awak kapal Sergei Bocharov, yang sedang berlayar menuju Teluk Anadyr. Dalam perjalanan, pria itu mengalami gejala yang sesuai dengan dugaan radang usus buntu akut, kondisi yang memerlukan pemeriksaan di rumah sakit secepatnya.
+ Klik di sini untuk menonton video

Sebuah helikopter yang dioperasikan oleh layanan penerbangan medis yang terafiliasi dengan Rostec dikirim untuk menemui kapal tersebut. Karena kapal tidak memiliki area yang sesuai untuk pendaratan, awak mempertahankan helikopter dalam posisi melayang sementara seorang petugas penyelamat turun ke geladak menggunakan derek.
Menurut Vyacheslav Pugachev, komandan Mi-8 yang terlibat dalam operasi tersebut, kondisi cuaca memungkinkan penerbangan dan evakuasi pasien dilakukan dengan aman. Ia menegaskan bahwa manuver tersebut membutuhkan koordinasi yang tepat antara pilot, petugas penyelamat, dan tenaga medis.

Setelah menyiapkan anggota awak untuk diangkut, petugas penyelamat memberikan isyarat agar keduanya diangkat ke dalam helikopter. Tahap ini dianggap sebagai salah satu bagian paling rumit dalam misi semacam itu, karena setiap perubahan posisi helikopter atau gerakan kapal dapat menyulitkan pekerjaan tim.
Penerbangan menuju Anadyr berlangsung sedikit lebih dari satu jam. Perawatan medis awal dimulai ketika pasien masih berada di dalam helikopter, sebelum ia dibawa ke Rumah Sakit Regional Chukotka.

Layanan ambulans udara memiliki peran strategis di Chukotka, wilayah yang luas, berpenduduk jarang, dan memiliki permukiman yang terpisah oleh jarak sangat jauh. Dalam banyak kasus, helikopter dan pesawat menjadi satu-satunya pilihan untuk membawa pasien ke rumah sakit dengan fasilitas yang memadai.
Menurut Rostec, sejak 2020 tim Layanan Ambulans Udara Nasional telah melakukan lebih dari 1.830 penerbangan di wilayah tersebut dan menangani lebih dari 2.250 pasien, termasuk sekitar 260 anak-anak.
Sumber dan gambar: Rostec — Telegram @rostecru. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim redaksi.
