USS Dwight D. Eisenhower menerima jet T-45C dalam latihan penerbangan berbasis kapal induk di Atlantik

USS Dwight D. Eisenhower menerima jet T-45C dalam latihan penerbangan berbasis kapal induk di Atlantik. Foto: U.S. Navy
USS Dwight D. Eisenhower menerima jet T-45C dalam latihan penerbangan berbasis kapal induk di Atlantik. Foto: U.S. Navy

Kapal induk USS Dwight D. Eisenhower (CVN 69) milik Angkatan Laut Amerika Serikat melaksanakan serangkaian kualifikasi dek dengan pesawat latih T-45C Goshawk di Samudra Atlantik.

Kegiatan tersebut berlangsung antara 27 dan 30 Juni 2026 dan diselenggarakan bersama Chief of Naval Air Training (CNATRA), komando yang bertanggung jawab atas pelatihan calon penerbang angkatan laut Amerika Serikat.

USS Dwight D. Eisenhower menerima jet T-45C dalam latihan penerbangan berbasis kapal induk di Atlantik. Foto: U.S. Navy
Foto: U.S. Navy

Selama latihan, para siswa mempraktikkan pendekatan, pendaratan, lepas landas dengan ketapel, serta prosedur pemulihan pesawat di atas USS Dwight D. Eisenhower, sebuah kapal induk bertenaga nuklir kelas Nimitz. Gambar yang dirilis oleh Angkatan Laut menunjukkan sebuah T-45C mendekati dek penerbangan kapal tersebut pada 27 Juni.

Latihan mengualifikasi 24 penerbang

USS Dwight D. Eisenhower menerima jet T-45C dalam latihan penerbangan berbasis kapal induk di Atlantik. Foto: U.S. Navy
Foto: U.S. Navy

Selama tiga hari operasi, tercatat 428 pendaratan menggunakan kabel penahan dan 143 prosedur “touch-and-go”, ketika pesawat menyentuh dek lalu kembali lepas landas tanpa berhenti sepenuhnya.

Menurut CNATRA, sebanyak 24 penerbang menyelesaikan kualifikasi tersebut. Kelompok itu terdiri dari 15 siswa yang dipersiapkan untuk jalur pesawat peringatan dini udara E-2 Hawkeye, tujuh personel militer asing, dan dua pilot dari jalur pesawat serang.

Kualifikasi di kapal induk merupakan salah satu tahap terpenting dalam pelatihan pilot yang akan bertugas dalam penerbangan berbasis kapal induk. Latihan ini menuntut kendali pesawat yang presisi, kesadaran situasional, serta penguasaan prosedur yang diperlukan untuk beroperasi di landasan pendek yang terus bergerak.

Para siswa juga harus mengoordinasikan tindakan mereka dengan pengendali penerbangan, petugas sinyal pendaratan, serta tim yang bertanggung jawab atas ketapel, kabel penahan, pengisian bahan bakar, dan pergerakan pesawat di dek.

T-45C mempersiapkan pilot untuk pesawat operasional

USS Dwight D. Eisenhower menerima jet T-45C dalam latihan penerbangan berbasis kapal induk di Atlantik. Foto: U.S. Navy
Foto: U.S. Navy

T-45C Goshawk adalah jet latih dua kursi yang dikembangkan untuk operasi dari kapal induk. Pesawat ini digunakan pada tahap menengah dan lanjutan dalam pelatihan pilot Angkatan Laut dan Korps Marinir Amerika Serikat.

Didasarkan pada pesawat Inggris BAE Systems Hawk, model ini memiliki kokpit digital dan sistem yang membantu para siswa beralih ke pesawat operasional yang lebih canggih. T-45C juga dilengkapi kait penahan dan struktur yang disesuaikan untuk menahan peluncuran dengan ketapel serta pendaratan menggunakan kabel penahan.

Pelatihan menggunakan Goshawk terutama ditujukan bagi pilot yang akan mengoperasikan platform seperti F/A-18 Super Hornet, EA-18G Growler, F-35 Lightning II, dan E-2D Advanced Hawkeye. Untuk siswa yang dipilih masuk jalur E-2, kurikulum berakhir dengan kualifikasi menggunakan T-45C sebelum melanjutkan ke pelatihan operasional.

Kapal induk berfungsi sebagai platform pelatihan

USS Dwight D. Eisenhower menerima jet T-45C dalam latihan penerbangan berbasis kapal induk di Atlantik. Foto: U.S. Navy
Foto: U.S. Navy

Selain mempersiapkan pilot baru, kegiatan tersebut memungkinkan awak USS Dwight D. Eisenhower mempertahankan kemahiran dalam operasi udara. Kapal menyediakan seluruh infrastruktur yang diperlukan, termasuk pengendalian lalu lintas udara, ketapel, sistem penahan, serta tim khusus di dek penerbangan.

CNATRA mengawasi lima sayap udara dan 17 skuadron pelatihan yang ditempatkan di Florida, Mississippi, dan Texas. Komando tersebut melatih pilot dan perwira penerbangan dari Angkatan Laut, Korps Marinir, Penjaga Pantai, serta negara-negara sekutu.

Partisipasi siswa asing dalam latihan tersebut juga bertujuan meningkatkan interoperabilitas antara Amerika Serikat dan angkatan laut mitra yang menggunakan doktrin penerbangan angkatan laut serupa.

+ Ukraina mengklaim telah menghantam 28 kapal Rusia dalam operasi drone di Laut Azov

Sumber dan gambar: U.S. Navy | Chief of Naval Air Training. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.

Back to top