
Direktorat Intelijen Pertahanan Utama Ukraina (GUR) merilis sebuah video yang memperlihatkan robot darat yang dilengkapi dengan “modul tempur” menembaki posisi Rusia di wilayah Sumy.
+ Klik di sini untuk menonton videonya
Menurut badan tersebut, operasi berlangsung dua hari lalu dan merupakan contoh terbaru dari evolusi cepat penggunaan sistem darat tak berawak (UGV) oleh militer Ukraina.
+ Relawan Ceko Serahkan Helikopter UH-60 Black Hawk Ketiga ke Ukraina
Penggunaan perdana pada 2024
Robot darat pertama kali digunakan pada Desember 2024 di wilayah Kharkiv. Sejak itu, Kiev terus menguji berbagai aplikasi taktis untuk kendaraan ini.
Salah satu insiden paling menonjol terjadi pada Juli, ketika pasukan Rusia ditangkap tanpa keterlibatan langsung infanteri. Operasi tersebut hanya mengandalkan drone udara dan sistem robotik darat, setelah salah satu kendaraan ini meledak di dalam bunker tempat tentara Rusia bersembunyi.

Drone dengan berbagai fungsi
Baik Ukraina maupun Rusia telah memperluas penggunaan drone di berbagai front konflik. Mulai dari UGV yang digunakan untuk mengevakuasi tentara yang terluka hingga drone udara yang dimodifikasi dengan peluncur granat, menjadikannya sebagai platform serangan improvisasi.
Para ahli menilai bahwa tren ini akan mengarah pada intensifikasi penggunaan kendaraan tak berawak, dengan mengintegrasikan operasi darat dan udara, yang dapat secara signifikan mengubah dinamika medan perang.
Sumber dan gambar: Intelijen Pertahanan Ukraina, Telegram @DIUkraine. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.
