
Ukraina mulai memproduksi truk militer pengangkut bahan bakar dengan menggunakan sasis yang dipasok oleh Renault Trucks, memperluas kerja sama industri antara Kyiv dan pabrikan Prancis tersebut.
Kendaraan-kendaraan itu dirakit oleh sebuah perusahaan yang terkait dengan Ukroboronprom dan ditujukan untuk Pasukan Logistik Kementerian Pertahanan Ukraina.

Selama pameran Eurosatory 2026 di Paris, perwakilan Renault menyoroti bahwa kemitraan tersebut mencakup pasokan sasis, sementara integrasi sistem pengisian bahan bakar dilakukan secara lokal di Ukraina. Menurut perusahaan, performa kendaraan-kendaraan tersebut dalam operasi telah mendapat penilaian positif dari pasukan Ukraina.

Pabrikan tersebut juga memamerkan sebuah truk tangki bahan bakar yang dikirim ke Ukraina pada 2022, yang telah menempuh sekitar 220 ribu kilometer operasi. Menurut Renault, perawatan armada dilakukan melalui jaringan pusat layanan perusahaan yang tersebar di seluruh Ukraina, yang juga bertanggung jawab atas pasokan suku cadang.

Selain dukungan di bidang logistik, Renault mengumumkan kerja sama baru dengan perusahaan pertahanan Turgis Gaillard untuk produksi drone jarak jauh yang ditujukan bagi Ukraina. Peralatan tersebut akan diproduksi di fasilitas perusahaan di Prancis, meskipun rincian mengenai nilai kontrak dan jumlah pesawat nirawak belum diungkapkan.
Sumber: Militarnyi | Foto: LinkedIn – Renault Trucks Emergency & Defense | Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial
