
Ukraina sedang mempelajari kemungkinan mengintegrasikan airbike (motor terbang) dan airbuggy ke dalam Angkatan Bersenjatanya untuk mempercepat pengangkutan pasukan menuju posisi terdepan di medan perang.
Inisiatif tersebut dipresentasikan oleh Andrii Hrytseniuk, direktur platform inovasi militer Brave1, dalam sebuah pengarahan yang diliput oleh portal Militarnyi. Pengembangan proyek-proyek tersebut dapat memperoleh pendanaan melalui program insentif yang disediakan oleh organisasi itu sendiri.
Menurut Hrytseniuk, tujuannya adalah mengurangi kerentanan pasukan selama pergerakan menuju garis depan. Saat ini, baik pergerakan dengan berjalan kaki maupun menggunakan kendaraan lapis baja dapat dideteksi dengan relatif mudah. Platform udara baru tersebut akan menawarkan alternatif yang lebih cepat dan lebih sulit dideteksi.
“Kemampuan ini akan mendukung berbagai jenis misi — mulai dari penyisipan personel secara cepat ke berbagai posisi dan pengerahan pasukan hingga aplikasi yang lebih khusus dalam operasi khusus,” ujarnya dalam pengarahan tersebut, menurut Militarnyi.

Konsep yang sedang dipelajari mencakup versi yang secara opsional dapat dioperasikan tanpa pilot. Dalam skenario tersebut, pesawat dapat menurunkan para prajurit di titik pendaratan lalu kembali secara otomatis ke pangkalan, sehingga dapat digunakan kembali dalam misi lainnya. Selain untuk penyisipan pasukan secara cepat, kendaraan ini juga dapat digunakan dalam operasi khusus.
Usulan tersebut sejalan dengan perkembangan teknologi serupa di negara lain. Di antara contoh yang disebutkan adalah Airbike buatan perusahaan Polandia Volonaut, yang dilengkapi mesin jet dan mampu mencapai kecepatan hingga 200 km/jam, serta Jetson ONE, yang dikembangkan di Swedia sebagai pesawat listrik lepas landas dan mendarat vertikal untuk penggunaan pribadi.
+ Klik di sini untuk menonton videonya
+ Kendaraan Darat Nirawak yang Dikembangkan Bersama Ukraina Dievaluasi oleh Denmark
Foto dan video: Jetson / Volonaut / YouTube @Jetsonaero. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan telah ditinjau oleh tim editorial.
