Turki Pesan Prototipe Keenam Jet Tempur Generasi Kelima KAAN

KAAN. Foto: Turkish Aerospace
KAAN. Foto: Turkish Aerospace

Proyek terus maju dengan pengujian paralel dan integrasi mesin buatan lokal; negara menargetkan swasembada dan ekspor strategis

Turki mengambil langkah penting lainnya dalam program kedirgantaraan tempurnya yang ambisius dengan memesan prototipe keenam dari jet tempur generasi kelima KAAN, seperti yang diumumkan oleh Presidensi Industri Pertahanan (SSB).

Menurut portal pertahanan Ulusavunma.com, pesanan terbaru ini akan memungkinkan Turkish Aerospace Industries (TAI) untuk menjalankan serangkaian uji coba penting secara paralel, termasuk uji terowongan angin, uji ketahanan lingkungan, validasi avionik, uji taksi berkecepatan tinggi, dan lari lintasan.

+ Video: Prototipe jet tempur Turki “KAAN” menjalani uji terbang pertamanya.

Kegiatan ini dianggap penting untuk mempersiapkan pesawat menuju produksi massal dan integrasi akhir ke Angkatan Udara Turki.
SSB menekankan bahwa pengiriman ke angkatan bersenjata akan dilakukan secara bertahap, dengan setiap blok produksi menghadirkan kemampuan yang semakin canggih.

+ Video: Pesawat Kargo Raksasa An-124-100 Kembali ke Langit Setelah Revisi di Tengah Perang

KAAN. Foto: Turkish Aerospace

Mesin Lokal dan Swasembada

Salah satu pencapaian paling penting dari program ini adalah integrasi mesin buatan lokal sepenuhnya. Menurut pejabat pertahanan, proses ini berjalan sesuai jadwal. Versi masa depan seperti Blok 30 dan Blok 40 direncanakan akan beralih dari mesin buatan AS, yaitu General Electric F110, ke mesin nasional, dengan pengujian dijadwalkan seiring perkembangan teknologi.

Diluncurkan pada tahun 2010, proyek KAAN telah menjadi simbol upaya Turki untuk mencapai kemandirian dalam sektor pertahanan dan mengurangi ketergantungan pada sistem asing. KAAN adalah pesawat stealth bermesin ganda dengan kemampuan supersonik dan manuver tingkat tinggi, dirancang untuk menjalankan misi dominasi udara dan serangan darat.

Perkembangan Setelah Dikeluarkan dari Program F-35

Pengembangan KAAN dipercepat setelah Turki dikeluarkan dari program jet tempur F-35 oleh AS pada tahun 2019 karena pembelian sistem pertahanan udara Rusia S-400. Awalnya dimaksudkan sebagai pelengkap F-35, KAAN kini menjadi tulang punggung strategi udara Turki.

+ Portugal menerima KC-390 ketiga dari Embraer dan memulai kampanye uji coba A-29N Super Tucano

Pada tahun 2024, prototipe pertama KAAN berhasil melakukan penerbangan perdananya di atas Ankara, yang berlangsung selama 13 menit — dua tahun lebih awal dari jadwal. Pencapaian ini dipuji sebagai lompatan besar dalam ambisi dirgantara Turki.

Jet tempur ini diharapkan mencapai kapasitas operasional penuh pada tahun 2035, dengan integrasi bertahap ke dalam Angkatan Udara Turki selama dekade berikutnya.

Sumber dan gambar: Ulusavunma | Turkish Aerospace X@TUSAS_TR. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan telah ditinjau oleh tim editorial.

Back to top