Thailand mengonfirmasi kedatangan 19 kendaraan lapis baja Stryker yang dikirim oleh Amerika Serikat

Thailand mengonfirmasi kedatangan 19 kendaraan lapis baja Stryker yang dikirim oleh Amerika Serikat
Thailand mengonfirmasi kedatangan 19 kendaraan lapis baja Stryker yang dikirim oleh Amerika Serikat (Facebook – 11th Infantry Division Support Regiment (SupportInfDiv11))

Angkatan Darat Kerajaan Thailand secara resmi mengonfirmasi kedatangan kelompok baru yang terdiri atas 19 kendaraan lapis baja Stryker yang dipasok oleh Amerika Serikat, sekaligus mengakhiri spekulasi yang muncul setelah video di media sosial memperlihatkan kendaraan-kendaraan tersebut diturunkan di sebuah pelabuhan.

Menurut pihak militer, kendaraan lapis baja tersebut merupakan bagian dari tahap pertama kontrak Penjualan Militer Luar Negeri yang terkait dengan program Excess Defense Articles (EDA), yang mengalihkan perlengkapan berlebih milik Angkatan Bersenjata Amerika Serikat kepada negara-negara sekutu.

Kendaraan Stryker milik Batalion 1 Resimen Infanteri ke-41. Foto ilustrasi: DVIDS
Kendaraan Stryker milik Batalion 1 Resimen Infanteri ke-41 Amerika Serikat. Foto ilustrasi: DVIDS

Kelompok baru tersebut mencakup sepuluh kendaraan pengangkut infanteri, empat versi pengintaian, empat kendaraan komando, dan satu unit untuk evakuasi medis. Sebelum mulai dioperasikan, seluruh kendaraan akan menjalani proses perbaikan dan pemeliharaan. Program tersebut menetapkan bahwa Amerika Serikat menyerahkan perlengkapannya, sedangkan Thailand bertanggung jawab atas biaya transportasi, pemulihan, dan dukungan logistik.

Beragam versi yang dikirim menunjukkan bahwa tujuannya bukan sekadar menambah jumlah armada kendaraan lapis baja. Dengan kendaraan khusus untuk pengintaian, koordinasi operasi, dan penanganan personel militer yang terluka, Angkatan Darat Thailand berupaya membentuk unit mekanis yang mampu beroperasi secara mandiri di medan perang, sehingga secara signifikan meningkatkan kemampuan operasionalnya.

Kendaraan Stryker milik Batalion 1 Resimen Infanteri ke-41. Foto ilustrasi: DVIDS
Kendaraan Stryker milik Batalion 1 Resimen Infanteri ke-41 Amerika Serikat. Foto ilustrasi: DVIDS

Thailand telah berinvestasi pada platform Stryker sejak 2019, ketika negara tersebut membeli 60 kendaraan pertamanya melalui kontrak senilai sekitar US$175 juta yang disetujui oleh pemerintah Amerika Serikat. Pembelian itu memungkinkan pembentukan Resimen Tempur Stryker ke-111 dan ke-112, sementara pengiriman terbaru memperkuat strategi negara tersebut untuk terus memperluas kekuatan mekanisnya dan secara bertahap menggantikan kendaraan lapis baja M113 lama yang masih beroperasi.

+ Babcock dan Supacat bekerja sama untuk memasok kendaraan ringan baru bagi Angkatan Darat Inggris

Sumber: Defence Blog | Foto: Facebook – 11th Infantry Division Support Regiment (SupportInfDiv11) | DVIDS | Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial

Back to top