
Saildrone memperkenalkan konsep kapal perang tanpa awak berukuran besar yang diberi nama Spectre, yang ditujukan untuk operasi angkatan laut yang kompleks.
Kapal tersebut dirancang untuk menjalankan tugas seperti peperangan antikapal selam, pengumpulan intelijen, dan misi ofensif, yang menandai lompatan besar dibandingkan model-model sebelumnya dari perusahaan itu setelah bertahun-tahun pengembangan dan pengalaman di lapangan.
Dengan panjang 52 meter dan bobot sekitar 250 ton, Spectre menonjol karena ukurannya dan kapasitas operasional yang lebih besar, serta mampu mencapai kecepatan hingga 30 knot. Proyek ini mencakup dua versi berbeda: satu difokuskan pada misi panjang yang senyap, dengan propulsi berbantuan angin, dan satu lagi ditujukan untuk aksi yang lebih cepat dan berdampak besar, dengan prioritas pada performa dan kemampuan serang.
Kapal ini menggunakan sistem hibrida yang menggabungkan energi angin, tenaga surya, dan mesin diesel, sehingga memungkinkan operasi yang senyap pada kecepatan rendah dan performa tinggi saat dibutuhkan. Selain itu, kapal ini dirancang untuk membawa berbagai jenis peralatan, seperti sensor, sistem modular, dan persenjataan, yang memperluas fleksibilitasnya dalam berbagai skenario maritim.
Uji coba dengan model skala kecil telah memvalidasi kinerja proyek ini dalam berbagai kondisi, dan platform tersebut telah menerima sertifikasi keselamatan awal. Dalam kemitraan dengan Lockheed Martin, Saildrone berupaya mengintegrasikan sistem canggih ke kapal tersebut. Produksi diperkirakan akan dilakukan di Amerika Serikat, dengan uji laut unit pertama dijadwalkan dimulai pada 2027.
A new class of unmanned surface vehicle—the @Saildrone Spectre—was unveiled for the first time this week.
In partnership with Saildrone, we’ll integrate numerous payloads onto Spectre, providing persistent, flexible maritime capability in contested environments. #SAS2026 pic.twitter.com/kv2pCVKS6g
— Lockheed Martin (@LockheedMartin) April 21, 2026
Sumber: UK Defence Journal | Foto: X @LockheedMartin | Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial
