
Slovenia, bersama dengan Bulgaria, Portugal, Kroasia, Estonia, dan Prancis, secara resmi mengadakan pembelian bersama sistem artileri swa-gerak modern Caesar 155 mm 6×6 yang diproduksi oleh Nexter dari Prancis.
Menurut pernyataan dari Kementerian Pertahanan Slovenia, pada Mei 2025 negara tersebut menandatangani amandemen Perjanjian Kerangka kerja yang sebelumnya telah disepakati dengan Kementerian Pertahanan Kroasia, Estonia, dan Prancis. Amandemen ini memungkinkan Slovenia, Bulgaria, dan Portugal untuk bergabung dalam pembelian bersama howitzer Caesar, memperkuat komitmen untuk memodernisasi artileri lapangan negara-negara peserta.
+ CAESAR 8×8: Generasi Baru Artileri Swa-gerak 155 mm dalam Aksi
Pembelian bersama ini bertujuan untuk menurunkan biaya satuan berkat pesanan dalam jumlah besar, serta mempercepat waktu pengiriman — karena pesanan berkelanjutan memberi produsen prediktabilitas dan kapasitas produksi yang lebih tinggi.
+ Lebih dari 24 pesawat tanker KC‑135 dan KC‑46 melintasi Atlantik pada malam 16 Juni 2025
Batch pertama untuk Slovenia mencakup 12 sistem Caesar hingga tahun 2028
Menurut Kementerian Pertahanan Slovenia, negara tersebut akan menerima 12 unit sistem Caesar pada tahap awal hingga 2028, disertai dengan peralatan pengintaian dan sistem informasi artileri ATLAS. Nilai total pesanan ini adalah 87 juta euro, belum termasuk pajak. Pesanan kedua yang masih dalam tahap perencanaan diperkirakan mencakup 6 unit tambahan hingga 2030.
Rencana Slovenia untuk membeli meriam swa-gerak Caesar pertama kali diumumkan pada Juli 2024. Selain sistem artileri, negara ini juga berencana untuk membeli rudal pertahanan udara portabel Prancis Mistral untuk memperkuat kemampuan pertahanan daratnya.

Portugal dan Bulgaria juga melanjutkan rencana akuisisi
Meskipun kontrak resmi belum dikonfirmasi, baik Portugal maupun Bulgaria telah secara terbuka menyatakan minat mereka untuk membeli sistem Caesar. Portugal berencana membeli 36 unit sistem ini untuk menggantikan seluruh artileri yang saat ini digunakan oleh Angkatan Darat Portugal.
“Perjanjian yang ditandatangani hari ini mencakup pembelian hingga 36 unit sistem ini. Tujuannya adalah agar seluruh artileri Portugal menggunakan sistem senjata yang sama, tidak seperti kondisi saat ini yang menggunakan tiga sistem berbeda dengan semua konsekuensi logistik dan operasionalnya,” kata Jenderal Eduardo Méndez Ferrau, Kepala Staf Angkatan Darat Portugal, saat penandatanganan perjanjian kerangka kerja pada Oktober 2024.
Bulgaria sendiri berencana menggantikan howitzer era Soviet 122 mm “Gvozdika”-nya yang sudah usang, meskipun jumlah pasti unit Caesar yang akan dibeli belum diumumkan.
Sumber dan gambar: Kementerian Pertahanan Slovenia | X @KNDS_France | Wikimedia. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan telah ditinjau oleh tim editorial.
