
Delta Air Lines mengumumkan bahwa mereka telah mencapai kesepakatan dengan Boeing untuk membeli 30 pesawat berbadan lebar Boeing 787-10 Dreamliner, dengan opsi untuk memperoleh tambahan 30 unit di masa mendatang. Pengiriman dijadwalkan mulai pada 2031.
787-10 akan menjadi tipe pesawat baru dalam armada Delta. Secara historis, maskapai asal Amerika Serikat ini memprioritaskan model berbadan lebar dari Airbus, seperti A330 dan A350, serta selama bertahun-tahun menghindari akuisisi pesawat widebody Boeing. Oleh karena itu, pengumuman ini menandai perubahan signifikan dalam strategi armada jarak jauh perusahaan.
+ Dengan dukungan politik Trump, Boeing melampaui Airbus dalam pesanan pesawat pada 2025
Menurut Delta, pesawat yang dipesan akan dilengkapi dengan mesin GEnx-1B yang diproduksi oleh General Electric. Dalam pernyataan resmi, maskapai menegaskan bahwa baik pesawat maupun mesinnya dikembangkan dan diproduksi di Amerika Serikat, menyoroti peran industri kedirgantaraan AS serta penggunaan teknologi manufaktur canggih.

Kemungkinan Delta memesan Boeing 787 pertama kali disebutkan pada Juli 2025. Kesepakatan yang kini telah dikonfirmasi secara resmi tersebut merealisasikan ekspektasi tersebut dan memperluas portofolio pesawat jarak jauh maskapai, yang diperkirakan akan mengoperasikan model ini pada rute internasional dengan permintaan tinggi selama dekade mendatang.
Sumber dan gambar: Delta. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.
