
Ukraina kembali menyerang infrastruktur energi Rusia dengan melancarkan serangan drone terhadap fasilitas yang terkait dengan sektor minyak.
Pada dini hari, stasiun pemompaan minyak Yaroslavl-3, yang terletak di wilayah Yaroslavl, terkena serangan dan memicu kebakaran pada tangki penyimpanan bahan bakar. Otoritas Rusia mengonfirmasi kejadian tersebut dan melaporkan adanya aktivitas pertahanan udara yang intens selama serangan berlangsung.
Menurut informasi yang dirilis oleh sumber-sumber lokal, fasilitas tersebut merupakan bagian dari pipa minyak Surgut–Polotsk, rute transportasi minyak penting yang menghubungkan ladang-ladang di Siberia dan Rusia utara dengan pelabuhan strategis di Laut Baltik, serta dengan Belarus. Stasiun itu berada lebih dari 800 kilometer dari perbatasan Ukraina dan menjadi bagian dari jaringan perusahaan negara Rusia, Transneft.

Serangan tersebut bukan insiden yang berdiri sendiri. Pasukan Operasi Khusus Ukraina sebelumnya telah menyerang stasiun yang sama pada pertengahan Mei, sebagai bagian dari strategi untuk melemahkan infrastruktur logistik dan energi Rusia. Kyiv berpendapat bahwa tindakan semacam ini mengurangi kemampuan ekonomi Moskow untuk membiayai dan mempertahankan operasi militer.
+ Rusia memperkuat armada udara dengan jet tempur Su-35 baru di tengah perang di Ukraina

Pada malam yang sama, drone Ukraina juga menghantam kilang Lukoil-Volgogradneftepererabotka di Volgograd. Dianggap sebagai salah satu produsen produk minyak terbesar di Rusia selatan, fasilitas tersebut memiliki kapasitas untuk mengolah 14,8 juta ton per tahun dan memproduksi bahan bakar seperti bensin, diesel, dan avtur, yang memperkuat pentingnya kilang ini bagi sektor energi Rusia.
#Ukraine drones of the attacked the “Yaroslavl-3” oil pumping station. pic.twitter.com/d7AYuibpgi
— Greyskull (@FreudGreyskull) May 29, 2026
